OTODRIVER – Sampai saat ini setidaknya sudah ada tiga model Chery yang dipasarkan di Indonesia.
Pertama J6 dan J6T, kemudian Tiggo dengan enam varian (Cross CSH, Cross 8 CSH, 8, 9 CSH Cross Sport, dan Cross.
Untuk model Omoda ada dua varian; 5 EV dan C5.
Rentang harganya mulai dari yang terendah, Tiggo Cross (Rp264,5 juta-OTR Jakarta) hingga yang sampai saat ini tertinggi label harganya yaitu Tiggo 9 CSH (Rp739,9 juta-OTR Jakarta).
Nah menjelang perhelatan IIMS 2026, semakin santer kabar bahwa pihak Chery Indonesia akan merilis Chery Omoda 9 yang sering juga disebut sebagai Omoda C9.
Kalau hal itu jadi diwujudkan, maka Omoda C9 merupakan flagship product dari Chery di Indonesia.
SUV itu berspesifikasi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), mobil ini menggabungkan mesin 1.5L turbo dengan tiga motor listrik dan transmisi 3DH.
Dari gabungan pembangkit daya itu klaimnya bisa dihasilkan total tenaga hingga 530 hp dan torsi 650 Nm.

Sebagai PHEV, baterainya berspesifikasi 34,46 kWh, secara teknis dengan tenaga listrik murni dapat menjangkau tujuan akhir sejauh 169 kilometer (NEDC).
Jika digabungkan dengan performa mesin ICE-nya maka jarak 1.100 kilometer bisa ditempuh dalam satu kali pengisian energi listrik maupun bensin.


Dimensinya terbilang paling besar dari produk Chery yang sudah beradar di tanah air, panjangnya 4.775 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.671 mm.
Sebagai produk paling mewah Omoda C9 juga dilengkapi teknologi ADAS serta kamera khusus untuk menjalankan fitur mengemudi semi otonom.
Ditambah sistem Quad Motor AWD yang bisa bantu akselerasi 0-100 km/jam secepat 4,9 detik.
Di Malaysia, Omoda C9 dirilis dengan dua varian, 2.0L Turbo label harganya mulai RM168.000 atau setara Rp717 jutaan. Sementara versi 1.5L PHEV yang harganya RM220.000 atau setara Rp939 jutaan. (EW)











