OTODRIVER - SUV plug-in hybrid (PHEV) bergaya off-road Geely Galaxy Cruiser 700 terungkap memiliki tenaga gabungan hingga 830 kW atau setara 1.113 hp.
Seperti diberitakan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, kendaraan ini dijadwalkan meluncur di pasar China pada 2026 sebelum dipasarkan ke sejumlah negara lain pada 2027.
Model yang di China juga dikenal dengan nama Zhanjian 700 tersebut merupakan versi produksi massal dari mobil konsep Geely Galaxy Cruiser Concept yang pertama kali diperkenalkan dalam ajang Shanghai Auto Show 2025.
Cruiser 700 menjadi SUV off-road pertama yang dikembangkan di bawah merek Geely Galaxy. Kendaraan ini mengusung desain mengotak, ground clearance tinggi, serta sejumlah teknologi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan melintas medan berat.
Sebelumnya, model ini sempat terlihat menjalani pengujian jalan di China dan disebut-sebut sebagai rival bagi Land Rover Defender. Geely Galaxy mengonfirmasi bahwa Cruiser 700 menggunakan sistem plug-in hybrid dengan tenaga gabungan puncak mencapai 830 kW atau sekitar 1.113 hp.

Pabrikan juga mengklaim SUV ini memiliki rasio daya terhadap bobot sebesar 392 PS per ton atau sekitar 288 kW per ton. Berdasarkan angka tersebut, bobot kosong kendaraan diperkirakan berada di kisaran 2.880 kilogram.
Meski tergolong besar, bobot tersebut masih lebih ringan dibandingkan beberapa SUV off-road elektrifikasi pesaingnya. Sebagai perbandingan, Jetour G700 memiliki bobot kosong 3.063 kilogram dengan rasio daya 217 kW per ton. Sementara YangWang U8 mencatat bobot kosong 3.590 kilogram dan rasio daya sekitar 245 kW per ton.
Dengan demikian, Galaxy Cruiser 700 memiliki salah satu rasio daya terhadap bobot terbaik di segmennya. Sebelumnya terungkap bahwa Cruiser 700 akan menggunakan kombinasi mesin bensin dan tiga motor listrik. Dua motor listrik ditempatkan pada gardan belakang dan dihubungkan melalui mekanisme pengunci berbasis kopling fluida (fluid-coupled locking mechanism).
Teknologi ini memungkinkan distribusi torsi antarroda saat salah satu roda kehilangan traksi di medan licin atau tidak rata. Ketika satu roda kehilangan cengkeraman, resistansi fluida dalam sistem akan menyalurkan sebagian torsi ke roda lainnya yang masih memiliki traksi.
Secara teori, solusi tersebut mengatasi salah satu kelemahan umum kendaraan off-road bermotor listrik ganda, yakni keterbatasan dalam memindahkan torsi secara efektif antarroda.

Cruiser 700 juga terlihat menggunakan sensor lidar yang dipasang di atap kendaraan. Keberadaan perangkat tersebut mengindikasikan penggunaan sistem bantuan mengemudi G-ASD G-Pilot H5 milik Geely yang mendukung fitur Navigate On Autopilot (NOA) untuk penggunaan di jalan perkotaan maupun jalan tol.
Selain itu, SUV ini dibekali sistem kendali dinamis yang dikembangkan sendiri oleh Geely. Sistem tersebut diklaim mampu membantu kendaraan lolos uji moose test pada kecepatan 80 km/jam.
Kendaraan juga dapat beralih secara otomatis antara mode penggerak roda depan (FWD), roda belakang (RWD), dan penggerak semua roda (AWD) sesuai kondisi jalan.
Untuk menunjang kemampuan off-road, Geely menyematkan sejumlah fitur khusus seperti mode crab walk, kemampuan putar balik sempit (U-turn mode), mode berkendara saat ban pecah, serta sistem penghindaran rintangan otomatis berkelanjutan.
SUV ini juga diklaim memiliki kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 800 mm dan dilengkapi fitur komunikasi satelit untuk mendukung perjalanan di wilayah terpencil. (AB)
#geely #geely-cruiser-700 #performa-geely-galaxy #harga-mobil-offroad-geely #spesifikasi-geely-galaxy-cruiser-700











