OTODRIVER – Setelah hilang selama 5 tahun, akhirnya Mitsubishi Pajero hadir kembali. Generasi V ini membawa perbedaan besar dari generasi III dan IV dalam hal konstruksi sasis.
Pajero Gen V ini kembali menggunakan sasis tangga, tak seperti dua pendahulunya yang sudah menggunakan sasis monokok.
Apakah kembalinya ke sasis tangga ini lantas dapat dikatakan sebagai sebuah kemunduran?
Menurut informasi dari CarExpert, Mitsubishi bahkan sudah menjelaskan mengenai alasan di balik keputusan besar ini.

Chief Vehicle Engineer Mitsubishi Motors, Takaaki Matsumoto, menjelaskan bahwa adopsi sasis rangka tangga memberikan kemampuan off-road yang lebih besar sekaligus lebih tepat mencerminkan misi Pajero sebagai kendaraan segala medan (multi-terrain).
Alasan ini sejalan dengan mazhab umum industri otomotif, di mana SUV berbasis body-on-frame secara umum jauh lebih superior sebagai kendaraan off-road dibanding SUV dengan konstruksi unibody. Bagaimanapun, konstruksi ladder frame lebih tangguh dan mumpuni untuk menghadapi medan berat.

Beda dengan Pajero Sport
Mitsubishi menyebutkan bahwa Pajero Gen V ini berbasis dari platform Triton/L200. Bahkan sistem Super All-Wheel Control (S-AWC) sang pikap juga dipakai untuk manajemen torsi dan traksi optimal.
Matsumoto menegaskan kepada CarExpert bahwa ini bukan pengulangan konsep Pajero Sport yang sudah lebih dulu ada. Sebagian besar komponennya justru diperbarui dari basis Triton, hanya bagian depan rangka dan lantai depan saja yang benar-benar sama, sisanya dimodifikasi atau dirancang ulang sepenuhnya. "Untuk menjadi Pajero, bukan Pajero Sport, kami harus mencapai target tertentu," ujarnya.

Kembali ke Habitat
Sasis tangga memang bisa saja disebut sebagai konstruksi dinosaurus yang lebih kuno dari monokok. Namun bukan berarti sudah ketinggalan zaman, dan terbukti masih bisa mengejar kemajuan teknologi.
Bahkan dengan menggunakan sasis tangga kembali, mobil ini kembali ke "habitat"-nya dan lebih setara dengan rival sepantarannya seperti Land Cruiser 250 ataupun Ford Everest.
Sebagai informasi tambahan, sasis tangga masih sangat dipercaya untuk mendukung SUV-SUV bongsor yang secara segmen berada di atas Pajero. Sebagai contoh, Nissan Patrol, Land Cruiser 300, Cadillac Escalade, dan lain sebagainya masih menggunakannya. (SS)











