OTODRIVER - Di ajang Hyundai Investor Day beberapa waktu lalu (26/8/2026), CEO Hyundai Motor Company, Jose Munoz, mencanangkan bahwa Hyundai akan merilis secara bertahap 100 produk baru sampai tahun 2030.
Ada 58 produk baru untuk pasar Amerika bagian Utara, 49 model untuk pasar Korea Selatan, untuk kawasan Eropa dapat jatah 41 produk, India kebagian 26 produk, dan Tiongkok akan dihadirkan 22 produk.
Salah satu produk yang merupakan global model dari Hyundai yang masuk dalam program pembaruan adalah Kona. Crossover ini terakhir hadir generasi keduanya di tahun 2022, saat ini sedang dalam proses penyelesaian redesign untuk kemudian rilis tahun 2027.
Sekilas memang tidak ada perubahan revolusioner dari sosok awalnya, namun seperti dikutip dari laman Carscoops, secara dimensi diperkirakan akan lebih tinggi dari model yang beredar saat ini.
Sosok baru yang lebih tinggi itu kabarnya merupakan konsekuensi bahwa pihak Hyundai ingin menggabungkan dua model yang serupa yaitu Kona dan Creta menjadi satu model saja. Nampaknya Kona jadi pilihan sebagai model yang akan menyerap karakter dari keduanya.
Keputusan itu boleh jadi dampak dari gagalnya pihak Hyundai bersepakat dengan General Motors dalam rencana meracik sebuah SUV baru dengan basis Chevrolet Tracker.

Dari sejumlah rekayasa visual berdasarkan tampilan dari mobil yang didga keras akan jadi Kona baru terlihat bahwa SUV yang juga masuk ke pasar Indonesia tahun 2019 itu lebih punya tarikan garis desain yang tidak lagi berhias detail futuristik.
Bonnet dari Kona model terbaru diduga lebih sederhana dengan dua lampu utama yang lebih kecil dimensinya jika dibandingkan dengan Kona yang ada saat ini.
Secara umum detail dari sekeliling eksterior versi terbarunya juga akan lebih berkarakter bersih.
Nah, dari segi dimensi juga akan lebih panjang dibandingkan Creta yang panjangnya saja di angka 4.330 mm, menjadi 4.350 mm. Basis struktur yang sama juga akan dimanfaatkan untuk menjadi Kia Seltos generasi terbaru.
Dari segi dimensi akan menghadapkan Kona generasi ketiga dengan sejumlah kompetitor yang dimensi tidak jauh berbeda seperti Honda HR-V maupun Mazda CX-30.
Prakiraan pembangkit dayanya tidak berbeda dari sodoran saat ini; mesin 2.000 cc, 1.600 cc turbo, hybrid 1.600 cc, dan EV. Khusus untuk varian listrik, patut diduga nantinya ada fitur yang menjadikan Kona terbaru itu hadir dengan spesifikasi EREV. (EW)













