Langsung ke konten

GIIAS Bandung Resmi Dibuka, Warga Jabar Jadi Lebih Dekat Meihat Mobil Baru dan Diskon Pembelian

GIIAS Bandung 2026 resmi dibuka. Banyak model lansiran baru yang dipajang dan program pembelian menarik.

Berita Rabu, 9 September 2026 15:35 WIB
Berita - GIIAS Bandung Resmi Dibuka, Warga Jabar Jadi Lebih Dekat Meihat Mobil Baru dan Diskon Pembelian
GIIAS Bandung resmi dibuka. (Foto : Otodriver/Rangga D.A)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2026 resmi berlanjut ke Bandung, Jawa Barat. Pameran otomotif ini menjadi kota ketiga dalam rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya digelar di BSD dan Surabaya.

Pembukaan GIIAS Bandung 2026 dihadiri Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jawa Barat, H. Susmana.

Anton Kumonty mengatakan, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya di Bandung, GAIKINDO terus berkomitmen menghadirkan perkembangan industri otomotif kepada masyarakat Jawa Barat.

Menurutnya, GIIAS Bandung tidak hanya menjadi ajang pameran kendaraan terbaru, tetapi juga platform strategis untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jawa Barat.

“Jawa Barat secara konsisten berada di peringkat kedua nasional, dengan menyumbang 15,1 persen dari total penjualan nasional pada kuartal pertama 2026,” ujar Anton dalam sambutannya.

Ia juga menyebut industri otomotif nasional masih mencatatkan pertumbuhan positif. Hingga Agustus 2026, penjualan kendaraan mengalami kenaikan 20,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Melanjutkan kesuksesan GIIAS 2026 di BSD dan Surabaya, GAIKINDO menghadirkan GIIAS Bandung 2026 dengan total 19 merek kendaraan bermotor. Jumlah tersebut terdiri dari 16 merek kendaraan penumpang dan tiga merek kendaraan roda dua.

Menariknya, terdapat enam merek baru yang turut meramaikan GIIAS Bandung tahun ini.

Anton berharap kehadiran berbagai inovasi dan teknologi terbaru dari para peserta tidak hanya menarik minat pecinta otomotif, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian target industri otomotif nasional pada 2026.

Foto - GIIAS Bandung Resmi Dibuka, Warga Jabar Jadi Lebih Dekat Meihat Mobil Baru dan Diskon Pembelian
GIIAS Bandung. (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,73 Persen

Sementara itu, H. Susmana mengatakan penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 berlangsung ketika kondisi perekonomian Jawa Barat masih cukup solid.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada kuartal II 2026 mencapai 5,73 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,29 persen.

“Triwulan II tercatat 5,73 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding nasional 5,29 persen,” kata Susmana.

Sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, juga mencatatkan pertumbuhan 4,49 persen dan memberikan kontribusi sebesar 14,26 persen terhadap PDRB Jawa Barat.

Menurut Susmana, kondisi tersebut menunjukkan besarnya pasar domestik sekaligus kuatnya keterkaitan industri otomotif dengan aktivitas ekonomi Jawa Barat, khususnya sektor perdagangan dan jasa.

Kekuatan Jawa Barat juga terlihat dari kinerja ekspornya. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, total ekspor Jawa Barat mencapai 23,4 miliar dolar AS.

Dari angka tersebut, sekitar 5,03 miliar dolar AS atau 21,63 persen berasal dari ekspor nonmigas kendaraan dan bagiannya.

“Capaian ini menunjukkan otomotif sebagai komoditas ekspor nonmigas terbesar di Jawa Barat,” jelasnya.

GIIAS Diharapkan Dorong Investasi dan Alih Teknologi

Susmana menilai kekuatan produksi, pasar, dan ekspor Jawa Barat perlu diikuti dengan pendalaman industri, terutama penguatan industri komponen dan rantai pasok lokal.

Karena itu, penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 diharapkan dapat memperluas transaksi, kemitraan, investasi, serta alih teknologi di Jawa Barat.

“Dengan agenda GIIAS di Bandung 2026 ini diharapkan memperluas transaksi, kemitraan, investasi, dan alih teknologi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti transformasi menuju kendaraan rendah emisi dan kendaraan listrik yang dinilai perlu ditangkap sebagai peluang industri.

Namun, proses transisi tersebut perlu dikelola dengan baik, terutama dari sisi kesiapan tenaga kerja dan teknologi.

“Transformasi lapangan kerja tidak bisa tiba-tiba ke teknologi yang baru. Kita sangat berharap bisa mengelola ini dengan lebih baik,” kata Susmana.

Pemprov Jawa Barat juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih konkret antara industri besar, pemasok lokal, perguruan tinggi, dan pendidikan vokasi. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok sekaligus menyiapkan kompetensi tenaga kerja sesuai perkembangan teknologi otomotif.

Pemprov Jabar Usulkan GIIAS Digelar di Beberapa Venue

Dalam kesempatan tersebut, Susmana juga memberikan masukan terkait penyelenggaraan GIIAS Bandung pada tahun-tahun berikutnya.

Menurutnya, salah satu tantangan penyelenggaraan GIIAS di Bandung adalah akses dan kapasitas venue. Karena itu, ia mengusulkan agar pada masa mendatang GIIAS Bandung dapat digelar di beberapa lokasi secara bersamaan.

“Kami menyarankan mungkin di tahun depan venue-nya dibuka di beberapa titik. Jadi kunjungan bisa jauh lebih masif dan distribusinya bisa lebih merata,” tuturnya.

Ia berharap konsep tersebut juga dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak pelaku UMKM untuk terlibat dalam rangkaian GIIAS.

Susmana menilai kepercayaan GAIKINDO menjadikan Jawa Barat sebagai bagian dari GIIAS The Series 2026 menunjukkan posisi strategis provinsi tersebut dalam industri dan pasar otomotif nasional.

Penyelenggaraan GIIAS Bandung 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan produk dan teknologi terbaru, tetapi juga memberikan dampak lebih luas bagi industri, investasi, tenaga kerja, serta perekonomian Jawa Barat. (RA)

#giias #giias-bandung #apa-saja-yang-ada-di-giias-bandung #mobil-di-giias-bandung #bandung-jawa-barat

Rangga D.A
Rangga D.A

Sosial Media Specialist

Akrab disapa Omhelm karena suka mengoleksi helm saat remaja. Ketertarikannya dengan dunia otomotif dan modifikasi jadi b...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.