OTODRIVER - Fasilitas BYD di distrik Phingshan, Shenzhen dikabarkan mengalami kebakaran Selasa (14/04/2026). Pihak berwenang setempat mengonfirmasikan bahwa api telah berhasil dipadamkan dan tidak terdapat korban jiwa.
Mengutip dari Carnewschina, BYD menyatakan bahwa fasilitas yang terbakar tersebut adalah tempat parkir yang digunakan untuk menyimpan kendaraan uji dan kendaraan yang sudah habis pakai untuk eksperimennya. Kebakaran tidak terjadi pada fasilitas produksi ataupun pengiriman.
Walau demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi yang menyatakan adanya kerusakan apada jalur produksi atau fasilitas perakitan kendaraan. Gangguan operasional di lokasi tersebut juga dikonformasikan secara resmi oleh pihak BYD.

Pihak BYD Indonesia pun belum memberikan tanggapannya mengenai insiden ini dan apakah hal ini akan memberikan pengaruh pada kondisi BYD di Indonesia.
Diketahui bahwa pabrik BYD di Shenzhen ini memiliki kapasitas produksi hingga 200.000 unit pertahun dan diketahui sebagai basis produksi bagi Denza D9 ataupun produk yang berbasis series Z.
Selain itu, fasilitas Shenzhen ini juga diketahui sebagai pusat produksi BYD M6 EV.
Sedangkan untuk produk-produk BYD lainnya seperti Seal, Atto 3 dan Sealion 7 diketehui sebagian dirakit di Fasilias BYD di Xi’an, di Shaanxi dan Changzhou di Jiangsu.
Sementara untuk Dolphin dibuat di Thailand. Dan seperti kita ketahui bahwa Atto 1 dirakit di Indonesia. (SS)










