OTODRIVER - Wuling Darion menggunakan strategi penjualan terbaru dari Wuling Motors Indonesia. Sejak kelahirannya, MPV ini langsung ditawarkan dengan dua pilihan penggerak yakni listrik murni (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Seperti kita ketahui, bahwasanya pabrikan berlogo Lima Berlian ini kemudian melanjutkan strategi yang sama dengan memperkenalkan Eksion yang juga punya opsi penggerak serupa.
Sejak resmi diluncurkan pada November 2025, sepertinya Darion telah menarik perhatian pasar. Berdasarkan informasi dari Wuling Motors Indonesia, Darion telah mengantongi pemesanan lebih dari 4.000 unit dan menguntit penjualan BYD M6. Sebagai perbandingan, berdasarkan data Gaikindo, penjualan M6 disepanjang 2025 terjual di angka 7.143 unit.
"Sampai sejauh ini, permintaan untuk Wuling Darion sudah mencapai lebih dari 4.000 unit. Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka dan antusias terhadap kendaraan elektrifikasi yang kami tawarkan," ungkap Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu silam.
Secara komposisi, varian berbasis listrik (EV) masih mendominasi minat pelanggan dengan persentase sekitar 80%.
Ricky tidak menyangkal salah satu daya tarik utama yang membuat MPV NEV rakitan Cikarang ini diminati adalah fleksibilitas pilihan mesinnya.
Pilihan opsi BEV dan PHEV ini memberikan keleluasaan bagi konsumen. Opsi BEV disediakan bagi yang menginginkan efisiensi murni tanpa emisi bisa memilih varian EV, sementara PHEV jadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan jangkauan jarak jauh tanpa rasa khawatir akan daya baterai.
Berdasarkan spesifikasi, Wuling Darion EV dibekali baterai berkapasitas 69,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 540 km dalam sekali pengisian daya penuh (standar CLTC). Di sisi lain, varian PHEV menggabungkan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik bertenaga 195 Hp.
Keunggulan utama varian PHEV terletak pada jangkauan kombinasinya yang diklaim mampu mencapai lebih dari 1.000 km untuk sekali pengisian BBM dan charging penuh. (SS)
