Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Permukaan Tol Trans Jawa Didominasi Beton, Apakah Aman Untuk Ban?

Ketika melewati jalanan dengan kontur beton. Apakah aman untuk ban mobil?
Tips
Jumat, 28 Maret 2025 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Jalan tol trans Jawa. (Foto: Antara)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Musim mudik 2025 sedang berlangsung. Transportasi darat tentu menjadi pilihan favorit bagi masyarakat Ibukota yang hendak pulang ke kampung halamannya yang masih berada di Pulau Jawa.

Ruas Tol Trans Jawa sendiri pun menjadi pilihan rute utama. Namun tak bisa dihindari, permukaan Tol Trans Jawa sendiri didominasi oleh material beton. Sehingga terasa tidak mulus dan berisik..

Ilustrasi ban (Foto : markondez)

Lantas, apa efek permukaan jalan beton jika dibandingkan permukaan jalan aspal? Rudy Novianto selaku Defensive Trainer Sentul Driving Course menjelaskan bahwa memang material jalanan beton memiliki permukaan yang lebih kasar jika dibandingkan dengan permukaan jalanan bermaterial aspal.

“Permukaan jalanan beton memiliki permukaan lebih kasar dibandingkan dengan jalanan aspal. Namun, sisi positifnya, daya cengkraman roda lebih baik,” jelasnya saat dihubungi oleh tim OtoDriver beberapa waktu lalu.

BACA JUGA

Bahkan tidak hanya itu, rupanya material jalan beton memiliki suhu yang lebih stabil jika dibandingkan jalanan aspal.

“Selain itu, jalanan beton memiliki temperatur yang lebih stabil dan lebih tahan terhadap panas. Jalanan aspal reaktif terhadap panas dan memiliki risiko untuk memuai,” tambahnya.

Akan tetapi, memang permukaan jalan beton lebih memperpendk usia ban.

“Ruas jalan tol Trans Jawadi kalangan supir-supir truk dijuluki sebagai jalanan dengan sponsor pabrik ban. Permukaan betonnya membuat boros ban truk-truk yang melewatinya. Jadi memang permukaan jalanan beton lebih membuat ban cepat habis jika dibandingkan jalanan aspal,” tutupnya.

Artinya, tidak perlu khawatir melalui Tol Trans Jawa yang didominasi oleh permukaan beton asalkan kondisi ban mobil Anda dalam keadaan prima. (AW). 


Tags Terkait :
Tips Jalan Beton
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Permukaan Tol Trans Jawa Didominasi Beton, Apakah Aman Untuk Ban?

Ketika melewati jalanan dengan kontur beton. Apakah aman untuk ban mobil?

1 tahun yang lalu


Tips
Efek Jalanan Beton Untuk Ban Mobil Anda

Berbagai permukaan jalan yang ada di tanah air umumnya dibuat dengan 2 tipe material

3 tahun yang lalu


Tips
Berkendara Lewat Tol Trans Jawa, Ingat Lagi Efek Negatif Permukaan Jalan Beton Untuk Ban

Berbagai permukaan jalan yang ada di tanah air umumnya dibuat dengan 2 tipe material.

3 tahun yang lalu

Tips
Efek Negatif Permukaan Jalan Beton Untuk Ban

Berbagai permukaan jalan yang ada di tanah air umumnya dibuat dengan 2 tipe material.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
JLR Buka Pintu Untuk Chery Jual Freelander Di Eropa

Setelah resmi dipasarkan di China, Freelander bakal dipasarkan di Eropa dan Inggris.

4 jam yang lalu


Berita
Li Auto L9 Versi Terbaru Resmi Hadir Di Cina, SUV Dengan Segudang Fitur Canggih

Li Auto resmi meluncurkan SUV flagship terbaru mereka, yakni Li Auto L9.

5 jam yang lalu


Berita
Puluhan Ribu Kendaraan Keluar Masuk Jakarta Di Long Weekend Ini

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional.

12 jam yang lalu


Berita
Car Meet Ekslusif Toyota Terbesar, Hadirkan Banyak Kreasi Yang Jadi Wajah Kultur Otomotif Indonesia

Toyota telah menjadi bagian dari kultur otomotif Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

16 jam yang lalu