Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Rem Berderit? Salah Satu Indikasi Adanya Masalah

Tak selalu tanda bahwa rem alami kerusakan, namun bisa dijadikan indikasi ada ketidakberesesan pada unit rem.
Tips
Minggu, 3 Maret 2019 19:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pernah dengar bunyi berderit dari perangkat rem mobil yang Anda tumpangi? Terjadinya bunyi pada saat pengereman ini bisa dijadikan tanda bahwa rem tersebut sedang bermasalah.

“Sebenarnya saat rem bekerja akan mengeluarkan bunyi karena ada gesekan antar perangkat rem, namun jika terlalu keras terdengar wajib diwaspadai, itu bisa sebagai tanda rem mobil dalam kondisi tidak wajar,” jelas Tri Handoko dari CBX Workshop di bilangan Jatiwaringan, Pondok Gede, Bekasi.  “Rem berbunyi tidak selalu menjadi indikasi keausan atau kerusakan, namun juga bisa disebabkan oleh perangkat rem yang kotor,” sambungnya.

Setidaknya terdapat tiga hal yang sering terjadi berkenaan dengan bunyi rem yang berlebihan dan cara menanganinya.

1. Kampas rem tipis

Keausan pada kampas rem pada tingkat tertentu akan sebabkan bunyi. Semakin tipis kampas rem maka sangat dimungkinkan terjadi bunyi yang lebih keras. Paling parah bunyi dapat disebabkan oleh gesekan antara teromol atau cakram dengan besi pada brake shoe.

Segera ganti kampas sebelum kerusakan yang lebih besar yang sebabkan cacat pada tromol atau cakram.

2. Bidang pengereman cakram atau tromol tidak rata

Permukaan cakram dan tromol yang tidak rata akan menimbulkan bunyi dan juga mengganggu performa pengereman. Permukaan perangkat rem yang tidak rata bisa diratakan kembali dengan proses bubut. Namun jika permukaan yang tidak rata sudah sangat parah atau menjadi terlalu tipis karena dibubut, disarankan untuk mengganti dengan cakram dan tromol baru.

3. Rem kotor

Perangkat rem kotor oleh deposit debu (brake dust) atau disebabkan oleh kotoran lain seperti karat dan lumpur. Umumnya terjadi pada jenis rem tromol, tapi bisa saja ditemui pada rem cakram. Cara mengatasinya, cukup dengan membongkar unit rem dan membersihkannya dari kotoran yang menempel di kampas rem atau pun perangkat drum (tromol).


Tags Terkait :
Rem
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
GWM Ora 5 Ketambahan Varian Sporty Di Tiongkok

Sub-brand GWM, Ora, memperkenalkan dua varian baru untuk crossover Ora 5, yakni Sport dan GT.

5 jam yang lalu


Berita
Geely Coolray Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Kompak SUV Turbo

Geely Coolray resmi diperkenalkan di Indonesia. Ini spesifikasinya.

2 hari yang lalu


Berita
MG ZS Hybrid+ Resmi Hadir Di Indonesia, Pelopor Transmisi 3-Speed DHT di Kelasnya

MG ZS Hybrid+ 3-Speed DHT Indonesia resmi diperkenalkan sebagai SUV HEV compact dengan transmisi 3-speed DHT pertama di kelasnya, menyaingi Yaris Cross HEV dan HR-V e:HEV.

6 hari yang lalu


Berita
Geely EX2 Hadir di Australia, Harga Mulai Rp 280 Jutaan

Geely resmi menghadirkan hatchback listrik mungil EX2 di pasar Australia dengan harga mulai 26.490 dolar Australia atau sekitar Rp280 jutaan.

1 minggu yang lalu


Berita
Fitur Bukan Gimmick Chery Q, Bikin Parkir, Macet, Masuk Jalan Sempit Nggak Stres

Rutinitas harian di jalan sering kali menjadi sumber kelelahan dan stres yang menguras energi. Oleh karena itu pentingnya ada fitur bantuan untuk membuat perjalanan lebih nyaman.

1 minggu yang lalu

Berita
Denza Z Resmi Debut Di Goodwood, Hypercar EV Bertenaga 1.582 Hp

BYD memanfaatkan ajang Goodwood Festival of Speed untuk memperlihatkan ekspansi produk globalnya dengan menghadirkan Denza Z.

1 minggu yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Fitur Hill Descent Control dan Cara Kerjanya

Cara kerja Hill Descent Control memanfaatkan sistem ABS dan kontrol traksi untuk mengatur pengereman otomatis saat kendaraan menuruni tanjakan curam secara presisi dan terkendali.

1 minggu yang lalu


Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

2 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

3 jam yang lalu


Bus
ESDM Akan Kolaborasi Dengan Jakarta Untuk Operasikan Bus Hidrogen

Bagian dari rencana jangka panjang angkutan massal tanpa emisi.

4 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Ketambahan Varian Sporty Di Tiongkok

Sub-brand GWM, Ora, memperkenalkan dua varian baru untuk crossover Ora 5, yakni Sport dan GT.

5 jam yang lalu


Berita
Kantongi 1.100 Pre-booking, DFSK Rilis Harga E5 Plus Rp 500 Jutaan

DFSK E5 Plus telah membukukan 1.100 pre-booking. Harga DFSK E5 Plus diindikasikan Rp500-550 juta dan akan diumumkan resmi pada GIIAS 2026.

6 jam yang lalu