Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kenapa Umur Oli Transmisi Otomatik Konvensional Lebih Singkat Ketimbang CVT?

Jika transmisi otomatik konvensional harus diganti setiap 20.000 km, transmisi otomatik CVT disarankan rutin mengganti pelumas setiap 30.000 km. Lantas mengapa demikian?
Tips
Selasa, 6 November 2018 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Penggantian pelumas transmisi otomatik harus dilakukan secara periodik. Hal tersebut guna menjaga kinerja transmisi dengan tetap dalam kondisi prima dan mempertahankan performa mobil dalam kondisi terbaik.

Pada artikel sebelumnya, Hermas Efendi Parbowo selaku Owner bengkel Worner Matic yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan menyebutkan bahwa penggantian oli transmisi otomatik konvensional lebih rutin ketimbang transmisi CVT.

Jika transmisi otomatik konvensional harus diganti setiap 20.000 km, transmisi otomatik CVT disarankan rutin mengganti pelumas setiap 30.000 km. Lantas mengapa demikian?

“Transmisi otomatik konvensional memiliki friction clutch yang lebih banyak ketimbang CVT. Contoh transmisi AT 4 percepatan, friction clutch-nya ada 18 sampai 20 buah, sedangkan CVT hanya 8 sampai 10 buah saja,” ujar Hermas saat diwawancarai di Bintaro, Tangerang Selatan (19/10).

Hermas juga menjelaskan hal tersebut berkat jumlah Friction Clutch yang berbeda pada masing-masing jenis transmisi. “Dengan jumlah friction cluth yang lebih banyak, otomatis jumlah kotoran yang dihasilkan semakin banyak,” sambungnya.

“Kalau bengkel kita, kami menyarankan setiap 20.000 km transmisi otomatik konvensional dikuras olinya, sedangkan CVT di 30.000 km,” tutup Hermas.

Kendati demikian, pelumas transmisi CVT umumnya dipasarkan dengan harga yang lebih mahal ketimbang pelumas transmisi konvensional. Namun dengan jadwal penggantian yang berbeda, tentunya biaya perawatan kedua jenis transmisi ini tidak akan berbeda jauh.


Tags Terkait :
Transmisi Otomatik Bengkel Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BMW Tetap Menawarkan Transmisi Manual untuk Kendaraan Masa Mendatang

BMW berpendapat bahwa penggunaan transmisi manual menjadi pengalaman berkendara.

3 tahun yang lalu


Berita
Selamat Datang BMW M3 Dan M4 Generasi Terbaru!

Akhirnya setelah penantian cukup lama, BMW M3 dan M4 diperkenalkan secara resmi.

5 tahun yang lalu


Berita
MG Pamerkan Saingan Honda Civic

Merek mobil asal Inggris yang sudah dimiliki produsen asal Cina SAIC, yakni MG, memamerkan mobil sedan pertamanya di India pada ajang Auto Expo. Mobil tersebut diberi nama RC6.

5 tahun yang lalu


Berita
BMW Seri-2 Terbaru ini Lebih Mungil Ketimbang Sebuah CLA

BMW 2-Series Gran Coupe adalah lawan Mercedes-Benz CLA di pasar global. Seperti apa spesifikasinya?

5 tahun yang lalu


Tips
Bolehkah Mengisi Oli Transmisi Otomatik Konvensional Untuk Matic Kopling Ganda?

Rupanya, transmisi otomatik kopling ganda memiliki cara kerja yang unik.

7 tahun yang lalu


Berita
Inilah Mobil-Mobil Pertama Pabrikan Mobil kondang

Tiap pabrikan mobil tentu punya sejarah dan cerita awal mula perusahaannya berdiri. Seperti apa mobil pertama yang diciptakan mereka?

9 tahun yang lalu


Berita
BMW Seri-1 Sedan Terlihat Sedang DItes Di Cina

BMW sedang membuat pesaing Mercedes-Benz CLA-Class dan Audi A3 Sedan yang keduanya berpenggerak roda depan. Sosoknya tertangkap kamera saat sedang dites.

9 tahun yang lalu


Berita
Heboh Bocoran BMW M4 Generasi Terbaru

BMW M4 generasi terbaru terkuak secara utuh.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

8 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

14 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

15 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

15 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

16 jam yang lalu