Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

TIPS: Deteksi Kompresor AC Bermasalah, Hemat Biaya Perbaikan

Tanpa AC di Indonesia pasti sangat tidak nyaman. Simak cara deteksi kondisi kompresor AC yang mulai bermasalah, secara mudah. Anda bisa terhindar biaya perbaikan mahal.
Tips
Selasa, 9 Mei 2017 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bagi pemilik mobil yang tinggal di kota besar, AC merupakan peranti wajib. Hal ini disebabkan oleh panasnya udara dan tingkat keamanan yang memaksa pengemudi untuk selalu menutup kaca. Apakah Anda terbayang di saat kita menerjang kemacetan dan tiba-tiba AC mati?

Salah satu komponen utama AC adalah kompresor, fungsinya dalam menyejukkan udara sangat vital. Tugas utamanya sebagai pompa yang digerakkan oleh putaran mesin untuk menghasilkan tekanan tinggi dan menekan freon untuk mengalir di sistem AC. Biasanya kompresor ini luput dari perhatian karena posisinya yang berada di ruang mesin.

“Selama AC dirasa masih dingin, biasanya konsumen tidak mau mengecek keadaan setiap komponen sistem AC. Apabila kita bisa mendeteksinya sebelum terjadi kerusakan parah yang berujung harus dilakukan penggantian part yang padahal tadinya masih bisa ditolong dengan melakukan servis saja,” buka Muhamad Subhan, kepala bengkel Min Jaya AC (28/4).

Rusaknya kompresor AC dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen-komponen lainnya yang berhubungan. Ini akan membuat Anda merogoh kocek semakin dalam untuk mengganti komponen lainnya akibat kompresor AC yang dibiarkan rusak.

Ada beberapa tips untuk mendeteksi kerusakan kompresor agar mencegah kerusakan yang lebih parah pada komponen tersebut dan lainnya.

1. Kompresor AC mengeluarkan suara kasar.

Ketika AC mobil dihidupkan terdengar suara agak kasar dari ruang mesin. Tapi saat AC dimatikan, suara kasar tadi hilang dan hanya terdengar suara mesin, itu bisa jadi tanda kompresor rusak. Penyebab suara kompresor kasar adalah karena oli kompresor yang kurang karena mungkin adanya kebocoran sehingga terjadi keausan beberapa bagian. Seperti piston kompresor, silinder piston, kompresor, bearing kompresor, dan oli kompresor.

2. Kompresi atau tekanan kompresor AC melemah.

Ciri-cirinya adalah AC terasa tidak terlalu dingin apabila mesin berada di posisi rpm stasioner atau rpm rendah. Tapi ketika mesin digas lebih dari 2.000 rpm biasanya baru terasa dingin. Ini disebabkan oleh keausan pada dinding piston dan silindernya sehingga membuat tekanan di dalamnya tidak lagi sempurna atau terjadi kebocoran.

3. Kondisi fisik kompresor AC berlumuran oli.

Jika dinding luar kompresor berlumuran oli, bisa dipastikan kompresornya mengalami kebocoran. Biasanya kebocoran ini terlihat dari bagian depan ataupun sisi belakang badan kompresor ataupun dari dua selang yang ada di badan kompresor. Penyebabnya adalah seal kompresor yang sudah tidak mampu menahan tekanan kompresor.

Jika Anda menemukan salah satu dari 3 gejala di atas, segera lajukan mobil Anda ke bengkel resmi bila masih dalam masa garansi. Anda juga bisa datangi bengkel spesialis AC.

Tapi selama dalam perjalanan, jangan nyalakan AC supaya menghindari kerusakan lebih parah. Ini juga memperkecil risiko harus mengganti kompresor yang harganya jutaan rupiah.


Tags Terkait :
AC
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

17 jam yang lalu

Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

1 hari yang lalu


Berita
Pemilik XPeng Gratis Pemeriksaan Kendaraan Selama Program Mudik 2026

Xpeng Indonesia merilis paket pemeriksaan secara gratis menghadapi mudik lebaran 2026.

1 hari yang lalu

Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

1 hari yang lalu

Berita
Vinfast Dapat Order 20 Ribu Unit Mobil Listrik Untuk Rental

Semua akan dipasok dari hasil produksi pabrik yang ada di Subang

1 hari yang lalu


Berita
Pertaminta Lubricants Gelar Beragam Program Menarik Mudik Lebaran 2026

Pertamina Lubricants gelar promo ganti oli Pertamina mudik Lebaran 2026 di 30 kota, rest area tol, dan program sosial Aceh melalui RAFI 2026.

1 hari yang lalu

Komparasi
Sama-Sama Dibuat Di Indonesia, Inilah Komparasi Mitsubishi Xforce HEV dan Toyota Yaris Cross HEV

Komparasi spesifikasi Mitsubishi Xforce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV buatan Indonesia: mesin hybrid Atkinson, dimensi, fitur ADAS, hingga harga di kisaran Rp 400 jutaan.

1 hari yang lalu

Berita
Honda Super One EV Siap Masuk Pasar Indonesia, Harga NJKB Rp 257 Juta

Harga NJKB tertera di angka Rp 257 juta.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

15 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

17 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

18 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

19 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

20 jam yang lalu