Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kenali Masalah Pada Rem, Demi Terhindar Rem Blong

Kenali masalah yang timbul pada rem mobil Anda. Jangan abaikan setiap masalah yang timbul pada sistem pengereman jika tak mau keselamatan Anda dipertaruhkan.
Tips
Sabtu, 22 April 2017 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Karena sangat pentingnya pengereman, maka jangan pernah mengabaikan masalah sekecil apapun yang ditimbulkan olehnya. Kenali masalah-masalah yang timbul pada rem agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami pun bertanya ke ahlinya bagaimana cara mendeteksi rem bermasalah.

Satu yang paling mudah adalah ketika rem berdecit saat diinjak pelan. Ini mengindikasikan kampas rem sudah menipis, sehingga besi di dalam kampas menyentuh piringan rem. Memang, bunyi berdecit bisa juga diakibatkan adanya kerikil yang terjebak masuk ke sistem pengereman. Namun bila itu penyebabnya, maka biasanya bunyi akan hilang setelah beberapa saat.

Di lain sisi, ada sejumlah hal lain yang perlu diwaspadai karena berpotensi bahaya. 

Contohnya ketika Anda sedang mengemudi dan pedal rem terasa dalam saat diinjak, sebaiknya Anda patut curiga. Kondisi tersebut kemungkinan besar disebabkan adanya masalah dalam sistem rem mobil. “Jika pedal rem yang diinjak cukup dalam dan hampir menyentuh dinding dalam ketika mengerem biasanya berasal dari master rem yang bermasalah,” ungkap Hendro Januli dari Pawana Auto Service di bilangan Cirendeu, Tangerang Selatan.

Master rem yang sudah rusak bisa dikarenakan akibat kebocoran sil, sehingga minyak rem tidak bisa maksimal menekan piston kaliper. Selain itu, kampas rem juga bisa jadi penyebabnya, karena sudah mulai menipis atau karena menggunakan sepatu rem imitasi yang cenderung berkualitas rendah.

Selain itu ada ciri lain apabila rem mulai bermasalah. “Jika pedal rem terasa keras ketika diinjak, biasanya disebabkan booster rem bermasalah,” tambah pria ramah ini. Booster rem berguna meringankan kerja master rem untuk mendorong minyak rem dengan memanfaatkan vakum intake mesin.

Selain gejala di atas, masih ada masalah lain yang bisa terjadi pada rem, yaitu piringan rem yang bergelombang. Gejalanya dapat dirasakan ketika Anda melakukan pengereman di kecepatan 80 hingga 100 km/jam. “Pedal rem terasa bergetar, naik-turun, dan lingkar kemudi seolah mengikutinya,” tutup pria yang akrab dipanggil Endro. Bisa dipastikan gejala tersebut timbul karena piringan rem yang sudah aus, menipis maupun bergelombang.

Jika ada masalah-masalah yang kami sebutkan di atas, sebaiknya jangan kompromi. Langsung bawa ke bengkel langganan Anda untuk secepatnya ditangani. Karena ini adalah sebuah peranti keselamatan yang bisa membahayakan nyawa Anda apabila diabaikan kinerjanya.


Tags Terkait :
Rem
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Rem Cakram, Keunggulan Yang Sempat Tertunda

Rem cakram dengan keunggulannya tak langsung diterima oleh industri otomotif karena material yang belum siap.

22 jam yang lalu

Berita
Honda Super-ONE Resmi Dijual, Begini Spesifikasinya

Spesifikasi dan harga Honda Super-ONE yang resmi dijual di Jepang mencakup tenaga 63-93 dk, jarak tempuh 274 km WLTP, serta fitur simulasi transmisi tujuh percepatan.

6 hari yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

1 minggu yang lalu

Begini Cek Spare Part Palsu Ala Produsen Genuine Parts

1 minggu yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

1 minggu yang lalu


Berita
Chery QQ Reborn Meluncur Bulan Ini Di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya

Chery QQ reborn listrik meluncur di Indonesia 18 Mei 2026. Bocoran spesifikasi: motor 58-90 kW, baterai hingga 41 kWh, jarak 420 km, ADAS, dan layar 15,6 inci.

3 minggu yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

4 minggu yang lalu


Tips
Bersihkan Jamur Kaca Secara Rutin, Mudahkan Perawatan Lanjutan

Cara bersihkan jamur kaca mobil dengan pasta gigi atau cuka apel saat lapisan tipis. Detailer sarankan rutin 2-4 bulan hindari penebalan sulit dibersihkan.

4 minggu yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Pabrikan China Gencar Kembangkan Solid State Battery. Diharapkan Masuk Pasar Di 2027

Teknologi baterai solid-state dikabarkan mengalami lompatan besar tahun ini. Perkembangan risetnya pun terjadi secara signifikan dalam hitungan minggu dan semakin banyak ditemukan terobosan baru.

2 jam yang lalu


Berita
Keputusan Tepat Lamborghini Batalkan Produksi EV, Melihat Ferrari Luce Dihujat

Kemunculan mobil listrik perdana Ferrari menimbulkan banyak hujatan.

7 jam yang lalu


Berita
Leapmotor D99 Resmi Debut Dunia, Siap Tantang Denza D9

Leapmotor resmi menampilkan interior MPV terbaru mereka, D99, dalam ajang Greater Bay Area International Auto Show ke-30.

8 jam yang lalu


Berita
Sebelum Ke Indonesia, Intip Spesifikasi BYD Atto 3 Facelift Yang Akan Meluncur di Malaysia

BYD Atto 3 facelift peluncuran Malaysia dijadwalkan 5 Juni. SUV listrik ini hadir dengan pembaruan desain eksterior dan interior serta peningkatan spesifikasi performa.

15 jam yang lalu


Berita
Harga Solar Nonsubsidi Turun Di Awal Juni

Harga solar nonsubsidi turun juni 2026. Pertamina Dex dan Dexlite mengalami penurunan di SPBU Pertamina serta swasta seperti BP dan Shell per 1 Juni.

17 jam yang lalu