Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Tepatkah Membeli Varian Matik Untuk Mobil Kecil?

Transmisi otomatis terkenal merampok tenaga dan kelincahan. Tentu jadi sedikit meragukan ketika disandingkan dengan mesin kecil. Tapi semua tergantung kebutuhan Anda.
Tips
Selasa, 9 Juni 2015 14:30 WIB
Penulis : Valentino Ratulangi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pilihan membeli mobil bertransmisi otomatis, pasti dengan pertimbangan, agar menyetir lebih nyaman ketimbang manual. Namun, kalau kapasitas mesinnya kecil, apa masih nyaman? Jangan-jangan, mau nyaman malah lamban.

Hal ini ditampik oleh Yogie Primantoro dari YP Motorsport di kawasan Bekasi “Mobil 1.000cc otomatis zaman sekarang tenaganya sudah kayak 1.300cc manual zaman dulu,” tukasnya. Bisa jadi hal yang diungkap Yogi benar. Dengan perkembangan teknologi, dibandingkan zaman dulu, mesin dengan kapasitas sama, saat ini bisa menghasilkan output lebih besar.  Hanya, tentunya karakter ini masih ada pada merek premium yang canggih.

Untuk kategori ‘mobil biasa’ berkapasitas kecil (di bawah 1.300 cc) dengan teknologi tak terlalu gemilang, versi transmisi otomatis memang bisa lebih boros dibanding manual. Pasalnya,  untuk mencapai kecepatan tertentu, mesin mobil matik harus berputar lebih tinggi (untuk memutar torque converter) agar tenaganya cukup membawa mobil melaju. Sedangkan transmisi manual, bisa berpindah gigi di tiap putaran mesin, selama tenaganya masih mumpuni. Hal inilah yang meyebabkan mobil manual lebih irit dibanding otomatis.

Tetapi masing-masing ada keunggulannya. Jika sering mengemudi di tengah kota  yang kerap macet,  transmisi otomatis pastilah lebih nyaman. Malah konsumsi bahan bakar bisa sama iritnya dengan manual, karena tak perlu menekan pedal gas lebih dalam seperti saat ingin kencang. Apalagi kaki kiri pun tak pegal.

BACA JUGA

Begitu harus menempuh perjalanan jauh ke luar kota, bisa beda kisahnya. Kalau jalan rata dan mulus di tol, mungkin masih tak berbeda jauh. “Tidak terlalu berpengaruh otomatis atau manual, karena gas bisa di tahan konstan. Tapi kalo mau overtaking (menyalip,red) pastinya lebih mudah dengan manual,” jelas Yogie, salah satu pembalap nasional mobil touring itu. Apalagi ketika dalam perjalanan luar kota dengan jalan banyak tanjakan, transmisi manual lebih asyik di mobil berkapasitas kecil itu.

Jadi, pilih otomatis atau manual? Semua tergantung kebutuhan.     


CARA AMAN MENYALIP

Overtaking dengan transmisi manual pada mobil ber-cc kecil akan terasa lebih mudah. Caranya dengan melakukan downshift guna mendapat tenaga maksimal saat overtaking.

Sedangkan untuk transmisi otomatis,  pedal gas diinjak agak dalam sampai kickdown aktif ( percepatan akan turun hingga 2 tingkatan dan tenaga mobil berubah seketika). Bila ada fitur Overdrive Off (O/D Off), tinggal aktifkan, maka mobil siap melakukan overtaking. Fitur ini sama dengan menurunkan ke gigi lebih rendah pada manual.


Tags Terkait :
Transmisi Otomatis Mobil Kecil
V

Valentino Ratulangi

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Intip Spesifikasi Denza B8 Yang Sebentar Lagi Melantai Di Malaysia

Denza B8 akan meluncur di Malaysia 21 Mei. SUV PHEV berbasis Fangchengbao Bao 8 ini hadir dengan tenaga 578 PS, range 905 km, dan fitur off-road DMO serta suspensi hidraulis.

3 minggu yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

1 bulan yang lalu

Berita
Land Cruiser FJ Dikabarkan Tengah Menunggu Opsi Mesin Diesel

Mesin diesel menanti untuk jadi opsi mesin Land Cruiser FJ.

3 bulan yang lalu


Van
Bodi Standar Pabrikan Jadi Kunci Dominasi Daihatsu Gran Max

Didukung jaringan penjualan dan purnajual terbanyak di Indonesia

3 bulan yang lalu


Berita
Siap-Siap Menyambut Land Cruiser FJ

Toyota Land Cruiser FJ mencuri perhatian di Japan Mobility Show 2025. SUV kompak tangguh ini siap jadi “adik” legendaris Land Cruiser dan direncanakan masuk Indonesia 2026.

7 bulan yang lalu


Berita
Beberapa Keunggulan All New Subaru Forester Gen VI Yang Baru Meluncur

Sosok All New Subaru Forester 2.5i-S EyeSight hadir di pasar tanah air dengan menawarkan berbagai keunggulan dari sisi mesin dan juga safety.

9 bulan yang lalu


Test Drive
Jajal Hyundai All New Santa Fe, Langsung Ke Habitatnya

Mencoba langsung All New Santa Fe di Gunung Kamojang di Garut di ketinggian 1.730 meter dpl.

1 tahun yang lalu

Pikap
Toyota All New Hilux Rangga Hanya Ada Versi ‘Short’

Tiap negara bisa punya spesifikasi berbeda meskipun platform-nya sama

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Begini Spek Geely EX5 Facelift, Ada Lidar dan Tenaga Meningkat Drastis

Geely EX5 versi terbaru resmi mengajukan izin edar di pasar Tiongkok.

3 jam yang lalu


Berita
Semua Orang Beralih ke BEV, Ini Kekhawatiran Bos Toyota

Toyota

18 jam yang lalu


Berita
Kemungkinan Ini Adalah Sosok Honda Accord Generasi Ke-12

Desain Honda Accord generasi 12 dikabarkan lebih futuristik dengan gril lebih kecil, bonnet aerodinamis, serta siluet fastback yang terinspirasi dari prototipe hybrid sedan Honda.

18 jam yang lalu


Berita
Pertamina: Harga BBM RON 92 di Pasar Dunia Rp20 Ribuan

Pertamina ungkap harga BBM RON 92 di pasar dunia Rp20 ribu-Rp21 ribu per liter akibat konflik geopolitik. Batas atas Pertamax naik jadi Rp20.942 per liter pada Juni 2026.

22 jam yang lalu


Berita
Sebuah SU7 Ultra Kebakaran, Xiaomi Konfirmasi Bukan Masalah Dari Baterai

Sebuah unit Xiaomi SU7 Ultra mengalami kebakaran. Apa penyebabnya?

23 jam yang lalu