Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Tahun 2028 Kendaraan Komersial Ringan Di Tiongkok Harus Pakai Rem Canggih

Ini sistem pengereman otomatis yang biasanya terpasang di mobil penumpang
Van
Kamis, 29 Januari 2026 22:40 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Kendaraan angkut ringan di Tiongkok jadi salah satu penyumbang kecelakaan terbanyak. (Foto :ASEAN CAP)


BUS-TRUCK -  Meningkatkan kompetensi teknologi otomotif dari pabrikan Tiongkok nyata mendorong regulator di sana untuk lebih jauh lagi mengawasi perkembangan para produsen kendaraan dan juga komponen. 

Di awal tahun 2026, seperti dikutip dari Car News China, digulirkan peraturan baru untuk pemakaian sistem bantuan pengereman yang canggih untuk kendaraan komersial ringan kategori N1 (kendaraan komersial berbobot di bawah 3,5 ton). Efektif berlaku tahun 2028. 

Sebelumnya aturan ini sudah ditetapkan untuk kendaraan segmen M1 seperti sedan, MPV, dan juga SUV. 

BACA JUGA

Semua peranti yang berkaitan dengan sistem pengereman yang baru itu harus lolos pengujian terhadap tiga obyek; pejalan kaki, pengendara motor dan sejenisnya, serta semua obyek yang menghalangi laju kendaraan saat di kecepatan 20-60 km/jam. 

Urgensi atas regulasi keamanan berkendara itu karena statistic kecelakaan yang berkaitan fungsi dan respon pengemudi atas sistem pengereman di Tiongkok terbilang tinggi. Mayoritas kecelakaan itu terjadi saat mobil melaju di kecepatan 6-80 km/jam. 

Dari data itu juga ditemukan 30 persen kendaraan yang terlibat adalah kendaraan komersial ringan seperti pikap atau van. 

Baca juga: Melihat Kehebatan Foton Tunland V, Pick Up Hybrid Yang Sedang Menguasai Amerika Latin 

Baca juga: Suzuki ‘Carry EV’ Diperkenalkan, Simak Bocorannya

Sebelumnya sistem pengereman otomatis di kendaraan komersial itu jadi peranti optional. Dengan menjadi peranti wajib, peranti yang nama teknisnya Automatic Emergency Braking System (AEB) itu juga berujung pemasangan sejumlah sensor tambahan di mobil. 

Setidaknya ada sensor atau kamera yang akan memberi sinyal jika ditengarai ada potensi tabrakan sehingga mobil bisa melakukan pengereman lebih dini. 

Pola ini bisa juga dengan sistem deselerasi otomatis ketika sistem menerima sinyal benda lain di sekitar mobil yang dipindai sebagai obyek berbahaya.

Sistem pengereman ini juga sudah jadi peranti standar dalam standar ANCAP. 

Tahun 2015 sebuah riset oleh ANCAP (Australasian New Car Assesment Program) menunjukan hasil soal Autonomous Emergency Braking yang sangat efektif menekan potensi tabrak belakang. 

Potensi yang bisa dicapai dari pemakaian sistem ini sampai 38 persen, diberlakukan untuk harus berfungsi di rentang kecepatan 30-50 km/jam. 

Hasil serupa juga muncul pada kendaraan dengan fitur serupa yang untuk penjualan wilayah Eropa. (EW)

Selain sistem rem canggih, uji tabrak belakang semakin penting karena termasuk penyumbang fatalitas dari sebuah kecelakaan. (Foto : Wikipedia)


Tags Terkait :
Pikap Rem
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Walau Dikembangkan Dari Sasis Yang Sama, Mitsubishi Triton Tak Akan Dapatkan Fitur Selengkap All New Pajero

Facelift Triton diperkirakan hadir 2027 atau 2028, tapi fitur unggulan Pajero belum ikut dalam rencana. Ini berbeda dari pernyataan Mitsubishi sebelumnya.

1 hari yang lalu


Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

2 hari yang lalu


Van
Pixis BEV Van Listrik Kolaborasi Toyota, Daihatsu Dan Suzuki

Diklaim sebagai van kecil tenaga listrik paling nyaman dan bertenaga.

6 bulan yang lalu


Van
Tahun 2028 Kendaraan Komersial Ringan Di Tiongkok Harus Pakai Rem Canggih

Ini sistem pengereman otomatis yang biasanya terpasang di mobil penumpang

7 bulan yang lalu

Berita
Jeep Resmi Luncurkan Gladiator Sport Dan Rubicon Di GIIAS Bandung 2025

GIIAS Bandung 2025 jadi tempat peluncuran Jeep Gladiator di Indonesia. Ini Spesifikasinya

11 bulan yang lalu


Truk
JAC Panaskan Persaingan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik, Lihat Tiga Model Anyar Mereka

Paket baterainya diproduksi oleh CATL dan digaransi 8 tahun. Ada banyak keunggulan dari mobil komersial ini.

1 tahun yang lalu


Truk
Mulai 1 Juni 2025 Ada Sosialisasi Truk Anti ODOL

Dalam penertiban ODOL ini, juga melibatkan pemilik kendaraan angkut.

1 tahun yang lalu


Truk
Foton eMiler, Truk Ringan Bertenaga Listrik Dengan Harga Paling Murah

Dibanderol Rp 480 juta (off the road) sudah termasuk AC charger.

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

11 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu