Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityVan

Setelah Polytron, Sharp Kini Ikutan Bikin Mobil Listrik

Bisa jadi mobil pertama yang disebut ‘rumah berjalan’.
Van
Selasa, 24 Juni 2025 12:50 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Sharp LDK+ diklaim akan jadi 'rumah berjalan' pertama di dunia. (Foto :Car Watch)


BUS-TRUCK – Setidaknya saat ini ada beberapa nama pabrikan yang hadir di dunia otomotif meski sebelumnya punya latar belakang sebagai produsen gawai dan peralatan rumah tangga, mereka adalah Apple dengan Tesla, kemudian ada Xiaomi yang di Indonesia hadir lewat nama Xpeng. Ada juga Polytron yang hadir di segmen motor dan mobil. 

Sharp Corporation yang dirintis tahun 1912 di bulan Juni ini merilis mobil listrik. Mobil purwarupa berupa van berbasis dari produk keluaran Hon Hai Precision Industry Co., Ltd. (Foxconn Group) dinamakan "LDK+".

Sharp Executive Managing Executive Officer and CTO Sharp Mototaka Taneya, dalam rilis perdana itu menyebutkan, "Kami sudah memutuskan untuk mengembangkan LDK+ yang berbasis dari konsep produk Model A, mobil listrik yang dibangun pihak Hon Hai. Kami fokus pengembangan sebuah kendaraan yang berisikan beragam penguasaan teknologi dari Sharp sebagai produsen peralatan rumah tangga.” 

BACA JUGA

Dilanjutkannya, ”Rilis kendaraan ini akan lebih mendekatkan kami pada tahapan untuk melansir produk yang sebenarnya nanti, pokoknya semua yang ada pada mobil itu layak untuk dimiliki.” 

Produk ini sudah pernah ditampilkan secara konsep visual di ajang "LDK+" at the "SHARP Tech-Day'24 "Innovation Showcase"" bulan September tahu lalu. 

Secara umum, LDK+ akan mengadopsi sejumlah produk Sharp yang biasa ditemui di rumah-rumah, sebut saja peranti pembersih udara dan sejumlah produk berteknologi CE-LLM. Teknologi CE-LLM merupakan interface spesial temuan Sharp yang memungkinkan pemakainya mengoperasikan melalui perintah suara. 

Lebih lanjut diterangkan juga oleh Taneya-san, kendaraan perdana itu berupa van kelas medium yang dibangun ‘sedikit’ lebh besar dibandingkan produk sekelas yang ada di pasar saat ini.

Dijamin lagi olehnya, kabin mobil baru tersebut nantinya tidak membutuhkan peranti konvensional untuk mengoperasikan berbagai fitur untuk kabin penumpang maupun bagi pengemudi. Filosofi “easy-to-use” merupakan benang merah yang disesuaikan dari pengoperasian berbagai produk non otomotif dari Sharp yang dikenal masyarakat sampai saat ini. 

Mobil ini diklaim akan mudah dikendarai serta dioperasikan fiturnya semudah mengoperasikan peralatan rumah tangga (Foto : Car Watch)

Baca juga: Renault Estaffete, Van Gabungan Tiga Karakter Mobil

Baca juga: Suzuki-Daihatsu-Toyota Bikin Van Listrik Bersama

Diklaim kembali bahwa LDK+ juga akan mengadopsi sejumlah fitur teknologi mutakhir seperti koneksi internet sampai keterhubungan pemakainya dengan peranti rumah tangga. Membuat kendaraan ini lebih kaya dalam hal fungsi, belum pernah diwujudkan secara terintegrasi pada mobil-mobil listrik yang sudah ada saat ini.

Menjadikannya sebagai rumah berjalan yang sejati merupakan target dari wujud produk massal dari LDK+ yang sudah dikembangkan secara intensif setahun terakhir.  

Bukan hanya itu, LDK+ juga sangat meungkinkan dilakukan modifikasi fungsi sesuai kebutuhan pemakainya. 

Kebutuhan-kebutuhan spesifik tersebut akan sesuai dengan keperluan harian pada umumnya tanpa perlu lagi memasang perangkat tambahan.  

Keputusan berani Sharp membuaty mobil berdasarkan perkiraan kampiun teknologi yang bermarkas di Osaka, Jepang, bahwa di tahun 2030 kebutuhan akan mobil listrik yang multifungsi akan meningkat sampai 30 persen dari kebutuhan kendaraan bermotor saat ini. 

Bahkan di tahun 2035, pangsa pasar kendaraan pintar akan mencapai porsi sampai 50 persen. (EW)

Dimensinya diperkirakan setara besaran Toyota Hiace (Foto : Car Watch)


Tags Terkait :
Sharp Ev
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Sharp Hadirkan Minivan EV JMS, Berikut Bocorannya

Sharp LDK+ merupakan sosok mobil listrik murni perdana pabrikan elektroni Jepang ini.

6 bulan yang lalu


Van
Setelah Polytron, Sharp Kini Ikutan Bikin Mobil Listrik

Bisa jadi mobil pertama yang disebut ‘rumah berjalan’.

10 bulan yang lalu


Van
Sharp Bersama Foxconn Bikin Van Tenaga Listrik

Bikin ruang keluarga berjalan

1 tahun yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

4 minggu yang lalu


Berita
Toyota Mulai Tawarkan Sedan Listrik Termutakhirnya: bZ7

Harganya jika dikonversi ke rupiah paling mahal sekitar Rp500 jutaan

1 bulan yang lalu


Berita
Adu Irit Toyota Yaris Cross Hybrid EV Oleh Komunitas TYCI, Terbaik Catat 1 Liter 43 Km

Berbagai aktivitas dilakukan para pencintan komunitas Yaris dalam merayakan HUT Ke-19. Salah satunya lomba adu irit Yaris hybrid.

7 bulan yang lalu


Berita
BMW Dominasi Pasar EV Premium Indonesia Sepanjang 2025

Pasar mobil listrik Indonesia dikuasai oleh pabrikan China. Namun di sisi lain BMW pun muncul sebagai label yang menguasai market EV premium saat ini.

8 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu