BUS-TRUCK - Hino Indonesia terus berkomitmen terhadap dunia pendidikan nasional, kali ini atensi itu ditujukan ke Universitas Udayana, Bali. Dalam rangka memperkuat keterhubungan antara industri dan dunia akademik dengan menyerahkan satu unit simulator transmisi beserta komponen utama mesin 5C.
Modul simulasi itu untuk mendukung kegiatan praktik mahasiswa, khususnya di Fakultas Teknik.
Komponen yang diserahkan meliputi cylinder block, cylinder head, connecting rod, camshaft, dan crankshaft. Paket peralatan untuk mendukung materi perkuliahan itu sudah memenuhi standar emisi Euro 4.
Bukan hanya itu, seluruh komponen tersebut juga sudah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen.
Kegiatan tersebut selain dalam rangka memperingati 43 tahun kehadiran Hino di Indonesia, sekaligus menjadi bentuk kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam mencetak sumber daya manusia yang siap terjun ke dunia industri.
Inagurasi dukungan ke duani pendidikan itu dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMMI, Hiroshi Terawaki, kepada Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana, Prof. Ir. Linawati, M.Eng.Sc., Ph.D., IPU.
Komponen yang didonasikan merupakan bagian utama dari kendaraan Hino yang diproduksi di fasilitas manufaktur Hino yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Materi pendidikan yang sesuai perkembangan teknologi otomotif
Sebelumnya di bulan Januari (29/1), pihak PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga sudah menyerahkan satu unit Engine Running Hino 500 Seri J08C kepada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ), Tegal, Jawa tengah.
Dalam seremoni kolaborasi itu dilakukan langsung oleh HCGA CARM Division Head HMSI, Erwin Walesa, kepada Direktur PKTJ, Bambang Istiyanto.
Bantuan berupa engine running Hino 500 Seri J08C ini akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa PKTJ, khususnya dalam memahami teknologi mesin diesel kendaraan niaga yang digunakan secara luas di industri transportasi nasional.
Kehadiran mesin Hino J08C sebagai media pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di kedua lembaga pendidikan itu dalam mempelajari teknologi kendaraan niaga.
Upaya itu juga untuk meningkatkan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Mesin J08C sendiri merupakan salah satu mesin andalan Hino yang digunakan pada lini Hino 500 Series, dikenal dengan performa tangguh, efisiensi, serta keandalannya dalam mendukung berbagai industri di Indonesia.
Baca juga: Hino Kuatkan Kolaborasi Dengan Karoseri Serta Tingkatkan TKDN
Baca juga: Ini Biaya Pelatihan Mengemudi Bus Oleh Hino Indonesia
“Program CSR ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Hino dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti PKTJ menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri transportasi ke depan” ungkap Erwin Walesa, seperti dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Bambang Istiyanto menyatakan, “Kami menyambut baik dukungan dari Hino, kehadiran Engine Running Hino 500 Seri J08C akan memberikan nilai tambah signifikan bagi proses pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap teknologi kendaraan niaga yang digunakan di lapangan”.
Program CSR ini juga sejalan dengan upaya Hino dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan aspek sosial, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi SDM.
Lewat upaya mempertemukan dunia industri dan pendidikan, Hino berharap dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga profesional transportasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung kemajuan sektor transportasi nasional. (EW)
