Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Begini Prakondisi Sebelum Mengemudikan Truk Axor

Bagian dari upaya berkendara secara profesional
Truk
Senin, 19 Agustus 2024 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Di sela-sela perhelatan GIIAS 2024 beberapa waktu yang lalu (18-28/7), Kurnia Lesani Adnan, petinggi SAN Transport menyebutkan bahwa saat ini sebenarnya kebutuhan atas pramudi untuk kendaraan komersial yang profesional sudah di tahap yang ‘langka’.

“Hari ini pramudi (bus, Red) dibentuk oleh ‘alam’, lahir dari pengalaman,” ungkap Kurnia Lesani Adnan, atau yang baisa dipanggil Sani itu. Dilanjutkan lagi olehnya, bahwa jika melihat dari sisi fisik dan juga keterampilan, saat ini lebih banyak jumlah sopir dibandingkan pramudi atau pramudi.

Pria yang juga Ketua Bidang Angktutan Penumpang DPP Organda itu lebih spesifik menyebutkan bahwa konotasi sopir memang sudah tidak bisa dijadikan panduan akurat untuk bisa menjamin setiap kendaraan komersial seperti bus ataupun truk bisa dioperasikan secara profesional.

Menurut Sani lagi, konteks profesional itu melingkupi pemahaman akurat soal teknis kendaraan sekaligus perawatannya. Dan hal yang juga sangat krusial adalah pemahaman soal ‘protokol’ pengoperasian kendaraan komersial.

BACA JUGA

“Tapi sejujurnya, secara umum driver truk itu yang paling sabar dalam mengemudikan kendaraan. Muatan yang dibawa kendaraan mereka tak sedikit yang bernilai tinggi sehingga butuh skill yang khusus hampir di semua aspek,” jabarnya lagi.

Metode 5-PWA ala DCVI

Sejujurnya, tidak banyak APM kendaran komersial yang secara berkala menurunkan ragam protokol dalam mengendarai kendaraan seperti, contohnya, yang dilakukan oleh PT Daimler Chriysler Vehicles Indonesia (DCVI).

DCVI sejatinya memiliki panduan sebelum melakukan perjalanan mengendarai kendaraan niaga truk seperti Mercedes-Benz Axor. Pramudi perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan menggunakan metode yang umum digunakan pada truk Mercedes-Benz, yaitu metode 5-PWA, atau 5 Position Walks Around (lima posisi mengitari unit).

Pengecekan ini wajib dilakukan supaya selama perjalanan dapat terhindar dari kecelakaan yang merugikan pramudi maupun pengguna jalan lain.

Cara pengecekan untuk jenis truk Rigid, Tractor-Head, maupun truk terkhusus konstruksi dan pertambangan seperti Dump Truck ternyata tidak sama. Bisa disesuaikan dengan ada tidaknya komponen fifth-wheel, ataupun ada tidaknya sistem hidrolik karoseri seperti PTO Switch.

Perbedaan komponen untuk berbagai jenis truk seperti ini yang membedakannya dengan metode pengecekan mobil. Pramudi membutuhkan pengetahuan khusus mengenai kelengkapan truk.

Berikut adalah detail metode 5-PWA dimana pramudi harus memastikan tiap komponen truk Mercedes-Benz Axor dalam kondisi optimal, sebagaimana diuraikan oleh Ardi Yanto, Truck Technical Trainer – CSP Training, DCVI;

1. Pengecekan Bagian Depan Truk

Pada bagian depan kendaraan ini, pertama pramudi harus mengecek lampu untuk mendeteksi apakah semua lampu dalam kondisi baik (tidak ada yang pecah), dan juga mengecek bumper untuk mengetahui apakah ada penyok atau tidak terpasang dengan baik. Lalu, pramudi bisa membuka maintenance flap (penutup depan) untuk mengecek level oli kopling, level air radiator, level oli mesin, maupun ketersediaan air wiper. Setelah itu, pramudi juga bisa memanjat bagian depan truk dengan cara menginjak footsteps yang berada pada bagian tengah bumper dan berpegangan pada handrail yang tersedia di antara kaca depan dengan grille atau maintenance flap yang berguna dalam mengecek kondisi wiper dan kaca depan truk, untuk memastikan segala sesuatunya baik dan siap digunakan.

Bagian depan berisi beragam komponen yang berkaitan dengan beragam fungsi sebuah truk

2. Pengecekan Sisi Kiri Truk

Di bagian ini, pramudi bisa mengecek kaca samping dan kondisi masing-masing spion terlebih dahulu, agar pramudi nantinya bisa memastikan minimnya blind-spot ketika mengendarai. Kemudian, prmaudi juga bisa mulai mengecek mesin, transmisi, keausan kopling, sistem kemudi dan oli power-steering (pengecekan hanya dilakukan saat kondisi mesin hidup), maupun sistem rem di bawah kabin, sekaligus mengecek kondisi ban depan secara visual, angin ban, dan suspensi depan. Dari bagian belakang kabin, wajib pula dicek kondisi rangka dan menjungkit kabin untuk memeriksa bagian mesin. Sebelumnya harus dipastikan saat menjungkit kabin tidak ada benda yang berpotensi akan terjatuh mengenai kaca depan.

Di bagian belakang kabin sisi kiri, pramudi juga bisa mengecek kondisi baterai dan aki kendaraan, untuk memastikan semua kabel yang tersambung masih dalam kondisi maksimal. Setelah itu pramudi bisa mengecek water separator, apakah ada air atau tidak, dan jika terindikasi adanya kandungan air maka segera buang melalui drain-plug yang tersedia pada mangkok atau bowl tersebut. Selanjutnya, perlu dilakukan pemeriksaan kondisi ban serep, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya masalah di perjalanan yang membuat pramudi harus mengganti ban. Terakhir, pramudi juga harus menginspeksi kondisi per suspensi di sekitar ban depan - belakang, dan juga mengecek propeller shaft - power train, karena ini merupakan komponen penting pada sistem penggerak roda yang membantu menahan getaran kendaraan dan jarak transmisi.

Membuka kabin juga bagian penting untuk memastikan kondisi fisik seperti mesin dalam kondisi laik jalan

Bagian samping depan akan jadi andalan bagi pramudi dalam menjalankan truk secara aman

3. Pengecekan Sisi Belakang Truk

Di bagian belakang truk Axor, ada beberapa aspek yang penting untuk dipastikan kondisinya. Terpenting adalah pramudi harus memastikan kondisi gandar belakang, supaya tidak ada gejala selip ataupun masalah lain ketika pramudi mengendarai truk di medan yang berat. Pramudi juga harus memastikan maksimalnya lampu ekor (tail lamp) untuk bisa memberikan sinyal bagi kendaraan lain di jalan, serta memastikan kondisi warning alarm untuk memberi peringatan bagi pramudi ketika ada obstruksi di belakang (blind-spot) truk. Untuk Axor yang digunakan untuk menarik trailer, pramudi juga harus memastikan kondisi fifth-wheel coupling yang berfungsi untuk mengunci trailer.

4. Pengecekan Sisi Kanan Truk

Pengecekan di bagian sisi kanan truk tidak jauh berbeda dengan sisi kiri, namun pramudi tetap harus mengecek secara mendetail. Dimulai dari pengecekan area ban belakang seperti suspensi, propeller-shaft, rangka, sampai sistem rem, angin ban, dan kondisi ban itu sendiri. Di sisi ini, pramudi juga tetap harus mengecek sistem transmisi sebelah kanan dan mesin sebelah kanan tanpa terkecuali. Di area ini, pramudi juga bisa mengecek knalpot, tangki bahan bakar dan juga tangki AdBlue®, untuk memastikan kondisinya masih baik sesuai dengan kapasitas filling tangkinya, sambungannya masih maksimal, dan tidak ada kebocoran. Terakhir, pramudi harus memastikan akses masuk kabin.

Sisi kiri dan kanan bagian belakang penuh komponen mekanikal truk

5. Pengecekan Kabin

Di dalam kabin, ada beberapa pengecekan yang harus dilakukan. Pertama, pramudi wajib untuk mengecek terlebih dahulu aktivasi masing-masing tombol utama dan aspek yang ada di dalam kabin, seperti cek berbagai fungsi lampu (lampu jauh, lampu dekat, sen, dan hazard), berbagai tombol AC, dan fitur lain seperti differential lock. Kemudian pramudi harus melakukan pengecekan pada instrumen panel yang ada di dasbor Axor, untuk memastikan adanya error-code ada atau tidak. Jika diperlukan, pramudi perlu secara berkala mencatat jarak tempuh yang sudah dilalui tiap harinya, mencatat kilometer dan juga waktu pemakaian unit selama mesin menyala (hour meter), mengecek konsumsi solar terakhir, mengecek sisa AdBlue® masih berapa persen, bahan bakar masih tersisa berapa banyak dan berapa jam atau kilometer yang bisa terjangkau menggunakan sisa bahan bakar tersebut.

Truk Mercedes-Benz Axor juga sudah dilengkapi fitur on-board diagnostic, yang berguna untuk mengetahui informasi tentang kondisi aspek-aspek kendaraan secara aktual. Contohnya, jika terdapat kerusakan pada sistem kelistrikan maka dasbor akan menampilkan kode kesalahan pada kontrol unit yang terkait. Ada juga informasi dalam bentuk nilai aktual dan juga nilai binary yang berguna untuk mengetahui kondisi komponen lain pada kontrol unit truk Axor. Kontrol unit yang tersedia yaitu kontrol unit Anti-lock Braking System (ABS), kontrol unit Common Powertrain Control (CPC), kontrol unit Instrument (INS), dan kontrol unit mesin / Motor-Regelung (MR), dan setiap kontrol unit tersebut mempunyai tugas deteksi yang berbeda-beda.

Setiap truk Mercedes-Benz bisa dipantau semua komponen dan fungsi teknis maupun mekanikal melalui berbagai indikator di panel indikator

Baca juga: Cermati Titik Buta Di Samping Truk

Baca juga: Ini Kategori Sasis Bus Mercy Di Pasar Indonesia

Memastikan kondisi teknis sebelum menjalankan truk akan menjamin pengoperasian truk bisa dilakukan secara aman dan juga ekonomis


Tags Terkait :
Truk Mercedesbenz Dcvi Axor Actros Arocs 5-pwa Cek Pramudi Sfateydriving Defensivedriving Agustus 2024
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Mercedes-Benz OF 917 4x2: ‘Kuda Hitam’ Di Rute AKDP

Bisa ‘bersaing’ dengan sasis big bus

2 tahun yang lalu


Bus
Ini Kategori Sasis Bus Mercy Di Pasar Indonesia

Terus diupayakan peningkatan kandungan lokal

2 tahun yang lalu


Bus
Dealer Asal Bandung Ini Paling Banyak Merilis Bus Mercedes-Benz Pada Tahun 2024

Model truk paling laris di wilayah Kalimantan Timur

1 tahun yang lalu


Bus
Penjualan Mercedes-Benz Bus Naik, DCVI Serah Terima Puluhan Bus di Busworld

Sekaligus perkuat kemitraan lebih erat dengan pihak karoseri nasional.

1 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Bukan Hanya Rambo, REO M35 Jadi Bintang di Film-Film Perang Hollywood

REO M35 bintang film perang Hollywood tampil dalam berbagai film perang Vietnam. Truk militer legendaris ini juga digunakan TNI sejak era 1970-an.

3 jam yang lalu

Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

1 hari yang lalu


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

2 hari yang lalu


Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

3 hari yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

5 hari yang lalu