Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemerintah Tiongkok Mulai Kurangi Subsidi Untuk EV dan Hybrid

Harga kendaraan mungkin akan naik namun biaya operasionalnya tetap sangat rendah karena investasi ekosistem elektrifikasi ditanggung negara.
Berita
Sabtu, 5 September 2026 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Hilangkan pajak berganda jadi strategi jitu pemerintah Tiongkok mendorong elektrifikasi kendaraan bermotor. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pemerintah Tiongkok dikabarkan secara bertahap mengurangi pemberian insentif ke pabrikan otomotif di sana. Khususnya untuk segmen kendaraan energi baru bekelanjutan alias NEV atau New Energy Vehicles.

Lebih spesifik lagi, seperti dkutip dari laman Car News China, langkah tersebut ditujukan bagi produsen kendaraan listrik yang basis baterainya berjenis Lithium. 

Karena dalam satu perjanjian yang sudah disepakati oleh pabrikan otomotif Tiongkok dengan badan perpajakan setempat serta sejumlah kementerian negara berpenduduk 1,4 miliar itu akan mengenakan pertambahan pajak sebesar 2 persen atas baterai jenis Lithium mulai September 2026.

Angka itu akan bertambah lagi sebesar 4 persen mulai September 2027. 

BACA JUGA

Kebijakan bertahap itu mengurangi pemberian insentif yang diberikan selama lebih dari sepuluh tahun terakhir yang nyata menjadikan produk harga kendaraan listrik asal Tiongkok sangat kompetitif di pasar lokal maupun global.   

Kebijakan serupa juga akan dikenakan bagi produksi baterai dengan spesifikasi dasar sodium-ion, solid state, dan hidrogen. Insentif atas ketiganya akan dikurangi mulai akhir tahun 2028 nanti. 

Hasil nyata dari pemberian insentif dari sisi penggunaan jenis baterai itu, setidaknya sejak awal tahun 2026, secara umum bisa menekan harga akhir dari setiap produk kendaraa NEV ke konsumen sampai 50 persen. 

Namun begitu masih ada sejumlah jenis kendaraan yang masuk dalam skema NEV yang masih mendapatkan insentif dari pemerintah Tiongkok, yaitu untuk kendaraan niaga bertenaga listrik berbasis baterai serta fuel cell, plug-in hybrid, dan range-extended. 

Insentif itu masih bisa diberikan sampai 15 tahun ke depan. 

Skema perpajakan untuk kendaraan NEV di Indonesia masih serupa dengan skema perpajakan kendaraan berbahan bakar fosil. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Berbagai insentif yang akan dicabut maupun yang masih berlaku tadi secara umum tidak dijtukan untuk satu jenama ototmotif tertentu. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi pabrikan non Tiongkok yang juga membangun produk di sana seperti Tesla, Toyota, sampai VW. 

Upaya pengurangan insentif yang secara langsung ditujukan ke industri otomotif itu juga bertjuan untuk menghindari pengenaan pajak berganda ke pemilik kendaraan itu sendiri. 

Ambil contoh, pajak untuk pemeliharaan jalan di senatero Cina daratan sudah dimasukkan ke harga pembelian bahan bakar fosil. Bagi pengguna kendaraan non fosil tidak perlu dikutip pajak yang sama lagi. 

Alasan kedua dari kebijakan itu, khususnya bagi kendaraan NEV, dikarenakan mayoritas fasilitas jaringan infrastruktur pengisian ulang daya listrik maupun battery swapping di seluruh negeri berada dalam pengoperasian perusahaan-perusahaan milik negara.

Kondisi tersebut menjadikan semua biaya pembangunan infrastruktur elektrifikasi tersebut ditanggung jawab pemerintah Tiongkok sendiri. (EW)

Investasi jaringan SPKLU di Indonesia sudah waktunya dianggap sama dengan pengadaan jaringan listrik di perumahan yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Pajak Ev
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pemerintah Tiongkok Mulai Kurangi Subsidi Untuk EV dan Hybrid

Harga kendaraan mungkin akan naik namun biaya operasionalnya tetap sangat rendah karena investasi ekosistem elektrifikasi ditanggung negara.

1 hari yang lalu


Berita
Persaingan EV Mungil BYD Racco Melawan Wuling Aira EV, Mana Yang Lebih Menarik?

Wuling Aira ev sudah hadir di Indonesia. Sementara BYD Racco baru dijual di Jepang dan ada kemungkinan ke tanah air. Sebelum kehadiran Racco, berikut perbandingannya dengan Aira ev.

1 minggu yang lalu


Berita
Pemerintah: Penjualan Mobil Naik 33,3 Persen, Kendaraan Listrik dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen

Penambahan jumlah SPKLU masih menjadi tantangan terbesar elektrifikasi kendaraan di Indonesia

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Melihat Lebih Dekat Spesifikasi Kia PV5, Van Listrik Modular Trendy. Konon Segera Meluncur di Indonesia

Setelah wara-wiri di IIMS 2026 dan GIIAS 2026, Kia PV5 makin dekat dengan kepastian rilis resmi di Tanah Air. Simak spesifikasi teknisnya.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Kenalan Sama M8, MPV Listrik Yang Dipilih Jadi Produk Pembuka BAW di Indonesia

BAW M8 EV peluncuran Indonesia direncanakan sebagai produk pembuka Beijing Automobile Works di GIIAS 2026 dengan jarak tempuh 505 km.

3 minggu yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Maxus Mifa 9 Hadir di GIIAS 2026, MPV Listrik Premium dengan Definisi Baru Quiet Luxury

Maxus Mifa 9 hadir di GIIAS 2026 sebagai MPV listrik premium dengan konsep quiet luxury. Harga Maxus Mifa 9 OTR Jakarta Rp958 juta dilengkapi baterai 90 kWh dan fitur kabin mewah.

4 minggu yang lalu


Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

3 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

4 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

5 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

6 jam yang lalu