Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Mitsubishi Fuso Canter Listrik Jadi Basis Truk Sampah Canggih

Seperti disebut sebelumnya, fungsi kendaraan ini adalah sebagai pengangkut sampah dengan basis truk listrik eCanter.
Truk
Minggu, 9 Agustus 2020 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Lewat ajang Fuso Future Solutions Lab, belum lama ini Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) menampilkan dua truk konsep multifungsi di kantor pusatnya di Kawasaki, Jepang.

Kedua unit tersebut adalah truk rescue Canter Athena dan truk sampah masa depan, ECanter SensorCollect. Untuk Canter Athena sudah sempat kita bahas, hal berbeda pada ECanter SensorCollect. Yuk, kita tengok.  

Seperti disebut sebelumnya, fungsi kendaraan ini adalah sebagai pengangkut sampah dengan basis truk listrik eCanter. Tapi bukan sekadar pengangkut listrik, karena ECanter SensorCollect sudah dilengkapi sederet fitur canggih.

Operator dapat mengontrol ECanter SensorCollect dari jarak jauh dengan teknologi Human Machine Interface (HMI). Fitur tersebut dilengkapi LiDAR, sensor ultrasonik dan GPS berakurasi tinggi.
Hasilnya, truk ECanter SensorCollect dapat beroperasi dari perintah jarak jauh dan mampu mendeteksi orang mau pun barang di sekitarnya. Perintah jarak jauh yang dapat dilakukan truk ini antara lain bergerak mengikuti operator, menghentikan, menghindari rintangan hingga berhenti mendadak saat ada orang atau objek di dekat truk.

BACA JUGA

Teknologi tersebut diklaim mampu untuk menambah efisiensi pekerja pengumpul sampah. Serta lebih efektif untuk beroperasi dengan aman setiap hari.

"Kami akan terus mengembangkan produk inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan masyarakat dengan teknologi canggih,” kata Aydogan Cakmaz, Wakil Presiden Senior dan Kepala Teknik Produk MFTBC.


Tags Terkait :
Mitsubishi Fuso Canter ECanter SensorCollect Fuso ECanter SensorCollect Truk Listrik
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Berbagai Truk Ringan Bakal Hadir Di GIICOMVEC 2026

Truk ringan GIICOMVEC 2026 hadirkan Mitsubishi New Canter, Hino Dutro, Isuzu Elf, hingga Fuso e-Canter dan Isuzu Elf EV untuk kebutuhan bisnis. Digelar 8-11 April.

1 bulan yang lalu


Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

2 bulan yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Siaga Beri Diskon Spare Part Selama Bulan Ramadhan

Untuk menekan potensi zero down time selama masa ultra sibuk tahunan

2 bulan yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Serahkan Materi Pelajaran SMK Di Papua Barat Daya

Sebagai salah satu bentuk komitmen untuk memperkenalkan teknologi kendaraan komersial terkini.

3 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu