Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Kenali Alasan Truk di Indonesia Tak Lagi Bermoncong Panjang

Dulu sempat ada, tetapi saat ini, truk model bonnet atau bermoncong panjang itu sudah tak lagi hadir di Indonesia.
Truk
Rabu, 18 November 2020 15:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Di Indonesia, truk-truk bermoncong panjang (bonnet) dulu sempat menjadi andalan. Contohnya Toyota Buaya yang kerap wara wiri di tambang kapur Padalarang, Jawa Barat, Mercy Bagong atau Dodge 500.

Tetapi saat ini, truk model bonnet atau bermoncong panjang itu sudah tak lagi hadir di Indonesia. Sebagai gantinya, truk-truk tersebut berganti jadi versi 'pesek' atau dikenal global sebagai cab over engine (COE).

Hilangnya bonnet tersebut karena posisi mesinnya yang berubah. Jika sebelumnya di bagian depan kabin pengemudi. Maka di tipe COE berpindah ke kolong pengemudi.

Ternyata ada alasan kenapa truk tersebut tak lagi bermoncong panjang. Seperti dijelaskan oleh Thomas Aquino Wijonarko, Instruktur Training Center Isuzu yang mengatakan ada alasan kenapa yang dipilih adalah truk model COE.

BACA JUGA

"Salah satunya dari regulasi panjang maksimal," katanya. Menurut Thomas, kalau truk dengan bonnet, secara panjang total bisa terpotong 1-2 meter untuk moncongnya saja.

"Lebih baik, panjang tersebut (dimaksimalkan) untuk baknya. Jadinya dipakai yang tanpa bonnet," tambahnya lagi.

Sebagai catatan, merujuk pada aturan PP 55 Tahun 2012 Pasal 54 panjang maksimal kendaraan total 12 meter tronton rigid dan 18 meter di trailer.

Bukan tanpa alasan aturan tersebut dibuat. Salah satunya dibuat agar menyesuaikan infrastruktur. Selain itu, kalau kendaraan kepanjangan spion bisa tidak berfungsi karena menambah titik blind spot. Juga tentu membuat manuver truk makin sulit.


Tags Terkait :
Truk Moncong Panjang Truk Bonnet Truk Di Indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Kenali Alasan Truk di Indonesia Tak Lagi Bermoncong Panjang

Dulu sempat ada, tetapi saat ini, truk model bonnet atau bermoncong panjang itu sudah tak lagi hadir di Indonesia.

5 tahun yang lalu


Truk
Volvo Siap Produksi Truk Listrik Bermoncong Panjang Awal 2021

Tipenya berjuluk VNR Electric yang masih menjadi bagian truk bonnet yang beredar di Amerika Utara, Volvo VNR.

5 tahun yang lalu

Truk
Volvo Mulai Uji Coba Truk Listrik Bermoncong Panjang VNR Electric

Ada dua unit VNR Electric versi tractor head yang akan menjadi bagian 4.500 unit truk dari NFI.

5 tahun yang lalu

Van
Penggolongan Mobil Van Di Jepang

Mana yang mirip di Indonesia?

3 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu