Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Toyota Rangga Angkot Kapan Resmi Mengaspal Di Indonesia? Ini Jawaban Pihak Toyota

Bulan Oktober 2024 lalu, PT Toyota-Astra Motor (TAM) sempat memperkenalkan versi angkot, atau transportasi angkutan penumpang dalam kota di Jakarta.
Pikap
Rabu, 19 Maret 2025 13:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Toyota Hilux Rangga/FB Motuba, Albert TriBenevdi Tambunan. (Foto: Otodriver)


OTODRIVER - Bulan Oktober 2024 lalu, PT Toyota-Astra Motor (TAM) sempat memperkenalkan versi angkot, atau transportasi angkutan penumpang dalam kota di Jakarta.

Bahkan saat dikenalkan itu, mobil tersebut sudah lengkap dengan karoseri penumpang dan livery Mikrotrans yang merupakan angkutan terintegrasi bus Transjakarta.

"Ini masih prototype ya, untuk menunjukkan fleksibilitas Hilux Rangga untuk dikonversi menjadi berbagai model," ucap Public Relations Manager, PT Toyota Astra Motor (TAM) Philardi Ogi saat itu.

BACA JUGA

Toyota Rangga memang mudah untuk dimodifikasi. (Foto: Bus-Truck.id)

Namun hingga bulan Maret 2025 ini, sosoknya belum berseliweran di jalanan Jakarta. Lalu kapan angkot berbasis Rangga itu bakal beroperasi resmi?

Hal ini coba OTODRIVER konfirmasi ke Direktur Marketing PT TAM yang baru saja menjabat yakni Jap Ernando Demily disela acara buka bersama pada Selasa (18/3).

"Kasih saya waktu ya untuk menjawabnya. Ini hari kedua saya (di TAM). Nanti akan saya update lagi," ucap mantan CEO Auto2000 ini sembari berkelakar.

Toh demikian, soal apakah produk ini akan dihadirkan, yang jelas Ernando mengatakan jika dirinya akan bekerja sesuai dengan visi dan misi TAM. Termasuk dalam menghadirkan mobil-mobil yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Dari TAM kan, kita fokus sebagai mobility solution. Jadi tugas saya adalah mewujudkan itu. Menjadikan Toyota mobility solution bagi masyarakat Indonesia. Dengan cara apa? Dengan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan market. Karena itu kita percaya pada keputusan customer. Lalu kita juga menghadirkan peace of mind, spare parts, aftersales dan network," urainya. (IP)


Tags Terkait :
Toyota Rangga Angkot
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Ternyata Toyota ‘Rangga’ Sudah Dipakai Balap Di Thailand

Ditangani dengan serius oleh Toyota Gazoo Racing

1 tahun yang lalu


Berita
Tak Cuma Buat Angkut Barang, Hilux Rangga Juga Bisa Jadi Mobil Balap

Toyota Hilux Rangga baru saja meluncur secara resmi di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Siap-Siap Menyambut Land Cruiser FJ

Toyota Land Cruiser FJ mencuri perhatian di Japan Mobility Show 2025. SUV kompak tangguh ini siap jadi “adik” legendaris Land Cruiser dan direncanakan masuk Indonesia 2026.

6 bulan yang lalu


Pikap
Inilah Toyota All-New Hilux Rangga ‘Varian’ RAMO

Dibangun dengan standar kenyamanan sebuah camper van

6 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu