Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Jagoan Pikap Kuartal I 2023: Suzuki Carry

Pemain lawas masih digdaya
Pikap
Rabu, 14 Juni 2023 18:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Pergulatan pasar kendaraan komersial yang sengit tidak bisa ditepis. Sebagai moda transportasi utama untuk distribusi barang, kendaraan komersial punya pasar yang spesial. Kepemilikannya benar-benar berdasarakan azas utilitas dimana spesifikasi menjadi faktor penentu bagi konsumen dalam memilih.

Khusus untuk segmen dengan tonase di bawah 5 ton termasuk segmen yang terus panas. Meskipun pemainnya tidak banyak berubah dari tahun ke tahun namun penjualan antar merek di segmen ini tetap ketat.

Nama-nama yang muncul di segmen ini seperti Suzuki Carry, Mitsubishi L300, Tata Xenon, Toyota Hilux, DFSK Intra, Isuzu Traga, sampai Wuling Fomo.

BACA JUGA

Barisan nama tersebut selama kuartal pertama tahun 2023 secara total terjual sebanyak 44.053 unit. Dan nama Suzuki Carry sebagai pengisi ‘juara’ di segmen ini selama bulan Januari-April 2023. Terjual sebanyak 12.427 unit untuk varian “Flat Deck”, bisa disebut sebagai varian yang paling sering ditemui di jalanan.

Disusul Daihatsu Gran Max dengan kode Pick up 1.5 Std AC PS yang terjual sebanyak 10.227 unit.    

Penjualan terbanyak ketiga bisa disematkan pada Sang Legenda, Mitsubishi L300 untuk varian bobot 2.450 kilogram. Catatan penjualannya selama paruh pertama tahun ini adalah 4.788 unit.

Daihatsu Gran Max juga masih mencatatkan penjualan varian bermesin 1.300 cc sebagai produk yang banyak diminati, angka lakunya 4.360 unit.

Baca juga : Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max, Kejar Kejaran di Masa Pandemi

Isuzu lewat kode produk PHR 54 C BB alias Traga mencatatkan penjualan sebanyak 3.999 unit.

DFSK lewat kode produk DXK 1021 TYQ1 alias Supercab yang bermesin 1.500 cc bisa terpilih konsumen sebanyak 424 unit.

Sementara itu Toyota lewat Hilux secara total bisa terjual sebanyak 792 unit.

Baca juga : Perjalanan Suzuki Carry Di Indonesia, Awalnya Dari Cengkeh Manado

Toyota Hilux masih punya konsumen setia

  


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

2 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Korlantas Polri: Kendaraan ODOL Tidak Ada Untungnya Karena Berbahaya

Kebijakan anti kendaraan ODOL akan diberlakukan dengan regulasi yang mencakup semua pihak.

8 jam yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Jauh Hilux BEV, Pikap Setrum Murni Pertama Dari Toyota

Harga Toyota Hilux BEV Indonesia tercatat Rp 674 juta untuk varian double cabin AWD dengan baterai 59,2 kWh dan jarak tempuh 240 km WLTP.

11 jam yang lalu


Truk
Hino Buka Kelas Industri Hino Di SMKN 5 Makassar

Ketersedian tenaga ahli otomotif tidak bisa diciptakan dalam waktu singkat, butuh konsistensi usaha menjaring bibit unggul.

16 jam yang lalu


Bus
Ribuan Bus AKAP Masih Melanggar Izin Trayek dan KIR

Soal kelaikan teknis armada dan kepatuhan administratif masih jadi isu besar di dunia bus. Padahal keduanya jadi awal dari terjaminnya keselamatan perjalanan.

1 hari yang lalu


Truk
Isuzu Berikan Tips Untuk Tingkatkan Safety dan Efisiensi Armada

Melalui maksimalisasi fitur cerdas MyIsuzuID dan Isuzu Link

1 hari yang lalu