Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Mercedes-Benz X-Class, Kembaran Navara Segera Disudahi Kiprahnya

Pikap yang dikembangkan dengan basis Nissan Navara ini harus realistis dengan pencapaian target jualannya. Namun versi diesel yang lebih mewah dan versi bensinnya tetap diteruskan kelangsungannya.
Pikap
Minggu, 2 Februari 2020 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Tak selamanya Mercedes-Benz punya tangan Midas yang mampu mengubah sesuatu yang disentuhnya jadi emas. Kesuksesan merek berlogo Three Pointed Star mengekspansi segmen SUV sepertinya tidak bisa diikuti saat bermain di segmen pikap.

Seperti dilansir autoblog.com, pikap yang mengambil basis dari Nissan Navara itu harus menghadapi kenyataan pahit untuk segera disudahi kiprahnya setidaknya pada akhir Mei 2020 mendatang, menyusul prestasi penjualan yang buruk.

X-Class meluncur sebagai model pikap pertama Mercedes-Benz di Afrika Selatan pada 2017 silam sebagai model 2018. Sudah sejak awal, model yang juga masih punya hubungan darah dengan Renault Alaskan ini hanya membidik pasar Amerika Latin, Eropa dan Afrika Selatan. Sebuah strategi yang sedikit aneh, lantaran tidak membidik pasar Amerika Utara yang sangat mendewakan pikap, yang tentunya punya penyerapan pasar untuk pikap mewah.

BACA JUGA

Beberapa rencana Mercedes-Benz terhadap pikap ini pun mengalami beberapa kali penyesuaian. Semula pikap ini akan dirakit di Argentina, namun kemudian tempat perakitannya digeser ke fasilitas Renault-Nissan di Barcelona, Spanyol.

Pikap yang ternyata berumur pendek ini ditawarkan dengan pilihan mesin 2.300 cc 4 silinder turbo-diesel, dengan daya maksimum 163 dk atau versi versi biturbo, melonjak menjadi 190 dk dari basis mesin yang sama. Sedangkan untuk transmisi tersedia tersedia versi 6-speed manual atau 7-speed otomatik. Kedua model ini dipastikan tak lagi ada di lini produksi.

Sedangkan X-Class X350d, V6 diesel 3.0-liter 258 hp, berpenggerak empat roda permanen dan X200 bertenaga bensin 166 dk, masih akan dijajakan di pasar terbatas, seperti Timur Tengah, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sampai tahun 2019, pikap mewah ini hanya terjual 15.300 unit, itupun hanya di kawasan Eropa, Amerika Selatan dan Afrika Selatan saja.


Tags Terkait :
Mercedes-benz X-class Pikap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Mercedes-Benz Metris Kembarannya Vito?

Atau mungkin sebaliknya…

3 tahun yang lalu


Van
Inilah Van Kecil Terpopuler Di Eropa

Mobil boks dengan tampilan yang tidak membosankan

3 tahun yang lalu


Berita
Van Komersial Tetap Bisa Bergaya, Seperti Citan Didandani Vansport

Modifikasi dengan menggunakan barang aftermarket dari Vansport Jerman, membuat Citan tampil berbeda

3 tahun yang lalu

Berita
Renault Membuat Kangoo Combispace, Pengembangan Dari Van Komersial

Minivan kecil berdasarkan van komersial ini telah lama populer di Eropa, tetapi sepertinya Renault memberikan tawaran lebih melalui Kangoo Combispace yang lebih besar.

3 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

13 jam yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu