BUS-TRUCK - Masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan satu periode terjadinyanya peningkatan jumlah penumpang dan frekuensi perjalanan kendaraan angkutan penumpang secara nasional.
Untuk penanganan manajemen perjalanan nasional setidaknya menjadi ranah pihak kepolisian dan instansi bidang perhubungan yang ada. Dari sisi operator, pemeriksaan kondisi armada atau ramnp check juga patut dipantau lebih cermat.
Untuk itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan jajarannya mengintensifkan pengawasan keselamatan transportasi melalui pelaksanaan ramp check atau pemeriksaan kelaikan sarana transportasi di seluruh moda menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Ia meminta pemeriksaan dilakukan pada angkutan jalan, penyeberangan, kapal laut, pesawat udara, dan kereta api untuk memastikan sarana transportasi yang melayani masyarakat memenuhi persyaratan keselamatan dan laik beroperasi.
"Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Natal dan Tahun Baru dapat menggunakan transportasi yang selamat, aman dan laik operasi, sehingga pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh," kata Menhub, dalam keterangannya di Semarang, seperti dikutip dari Antara (31/10/2026).
Ramp check merupakan langkah pencegahan untuk mengidentifikasi potensi gangguan keselamatan sebelum sarana transportasi dioperasikan, baik di jalan raya, perairan, udara, maupun jalur kereta api. Untuk itu, Dudy meminta seluruh jajarannya bersama operator transportasi menindaklanjuti setiap temuan pemeriksaan agar masyarakat memperoleh layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan.
Baca juga: Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan
Baca juga:Kata Pakar, Masih Banyak Pengemudi Bus Di Indonesia Yang Tidak Punya Skill Memadai
Pada sektor transportasi darat, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang melayani perjalanan masyarakat selama angkutan Natal dan Tahun Baru.
Sebagai bahan evaluasi, pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 telah dilaksanakan sebanyak 112.104 kali ramp check secara keseluruhan, jauh melampaui target awal sebanyak 15.000 kali pemeriksaan.
Untuk mendukung pengawasan tersebut, Kemenhub mengoptimalkan penggunaan aplikasi MitraDarat yang telah digunakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) serta dinas perhubungan provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Sistem itu mendukung pencatatan hasil ramp check secara digital dan terintegrasi dengan data perizinan angkutan, sehingga proses pengawasan dan tindak lanjut terhadap kendaraan yang belum memenuhi persyaratan dapat dilakukan secara lebih terukur.
"Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru membutuhkan kedisiplinan seluruh operator transportasi serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait," pungkas Dudy. (EW)
