Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ketahui 15 Golongan Masyarakat Yang Berhak Mendapatkan Pelayanan Gratis Naik Transjakarta

Sampai ke wilayah Bekasi, Depok, dam Tangerang
Bus
Rabu, 26 Februari 2025 17:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Bus Transjakarta akan menjangkau rute lebih jauh. Foto: Otodriver


BUS-TRUCK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta hingga saat ini masih menyiapkan kebijakan gratis naik angkutan umum bagi 15 golongan warga Jakarta sebagai bagian dari program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Pramono Anung-Rano Karno.

"Ya, segera. Itu sedang kami persiapkan karena masuk dalam program 100 hari," ujar Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, di Jakarta, pekan ini (25/2). 

Sejumlah golongan warga yang nantinya bisa naik kendaraan umum di Jakarta seperti Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), serta JakLingko secara gratis antara lain lansia, penyandang disabilitas dan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

BACA JUGA

Hal tersebut pernah Rano dan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sampaikan dalam kampanye mereka pada November 2024 guna mempermudah akses transportasi publik bagi kelompok tertentu.

Diharapkan dengan menggratiskan biaya transportasi umum untuk sejumlah golongan tertentu, diharapkan kemacetan di Jakarta dapat berkurang dan biaya hidup masyarakat Jakarta dapat ditekan.

Selain angkutan umum gratis, Rano dan Pramono juga berencana memperluas jaringan angkutan umum ke daerah penyangga Jakarta.

"Kami jauhkan alurnya supaya masyarakat di Bekasi, Depok, Tangerang, kembali dan datang ke Jakarta, tidak pakai kendaraan pribadi, cukup dengan kendaraan umum yang ada di Jakarta," ujar Rano lagi seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Pemprov DKI telah menetapkan 15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan layanan gratis naik Transjakarta.

Lima belas golongan yang bisa gratis naik angkutan umum di Jakarta itu adalah, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya, tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta, peserta didik penerima KJP, karyawan swasta tertentu atau pekerja dengan gaji sesuai upah minimum provinsi (UMP) melalui Bank DKI dan penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).

Lalu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), penduduk pemilik KTP Kepulauan Seribu, penerima Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kemudian, Veteran Republik Indonesia, penyandang disabilitas, penduduk lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun, pengurus masjid (marbot), pendidik dan tenaga kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Baca juga:TransJakarta Targetkan Jangkau Semua Pasar Di Jakarta

Baca juga:Transjakarta Akan Jadi Transjabodetabek?

Armada penopang seperti Mikrotrans juga perlu ditambah jumlah serta wilayah jangkauan dan jam operasionalnya (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Pada kesempatan yang lain, pihak Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengusulkan pemerintah menghadirkan layanan transportasi yang mengangkut warga dari perumahan-perumahan kelas menengah dan menengah ke bawah di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) menuju Jakarta.

Layanan ini diharapkan nantinya dapat mendorong warga yang bepergian ke Jakarta mau menggunakan kendaraan umum.

"Perumahan kelas menengah dan menengah bawah jumlahnya sekitar 1.300 di Bodetabek, itu dikasih angkutan. Mereka juga turut dibantu naik KRL," kata Wakil Ketua Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah MTI, Djoko Setijowarno, di Jakarta, beberapa waktu lalu (23/2).

Menurutnya, setidaknya layanan kendaraan umum ini melayani masyarakat yang ingin ke Jakarta pada pagi hari lalu mengantarkan mereka kembali pada sore harinya. "Minimal pagi hari ada kendaraan langsung aja masuk kota Jakarta dan sore kembali lagi. Kayak angkutan Jabodetabek Residence (JR) Connection," ujar Djoko. (EW)

Jaringan 'feeder' di wilayah penyangga juga perlu dibenahi lebih intensif (Foto : Antara)


Tags Terkait :
Transjakarta Angkutanumum Jakarta Bekasi Tangerang Depok
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Halte Transjakarta Baru, Kolaborasi Dengan Toyota

Transjakarta mengumumkan kolaborasi strategis bersama PT Toyota Astra Motor (TAM) dalam program naming rights untuk halte Pasar Senen, Jakarta Pusat.

7 bulan yang lalu


Berita
Transjakarta Cares: Layanan Khusus Penumpang Penyandang Disabilitas

Sudah dimanfaatkan puluhan ribu penumpang

1 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Rangga Angkot Kapan Resmi Mengaspal Di Indonesia? Ini Jawaban Pihak Toyota

Bulan Oktober 2024 lalu, PT Toyota-Astra Motor (TAM) sempat memperkenalkan versi angkot, atau transportasi angkutan penumpang dalam kota di Jakarta.

8 bulan yang lalu


Berita
Ini Pilihan Transportasi Menuju Lokasi Pameran GIICOMVEC 2020

GIICOMVEC 2020 digelar di Hall A dan Hall B JCC dan menampilkan solusi transportasi bisnis dari berbagai brand otomotif dan industri pendukung.

5 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang

1 hari yang lalu

Bus
Ini Rute Transjakarta Yang Berpotensi Dialihkan Saat Hujan Ekstrem

Ada 28 rute Transjakarta dialihkan banjir hujan ekstrem Jakarta, termasuk BRT 10, integrasi 1M, Mikrotrans JAK 02. Rute lain berpotensi disesuaikan.

1 hari yang lalu


Van
Tahun 2028 Kendaraan Komersial Ringan Di Tiongkok Harus Pakai Rem Canggih

Ini sistem pengereman otomatis yang biasanya terpasang di mobil penumpang

1 hari yang lalu


Pikap
Chery Himla Siap Hadapi Toyota Hilux Hingga Ford Ranger Di Indonesia

Penantang serius pasar pikap nasional datang dari Chery. Kabarnya pikap ini akan hadir akhir tahun 2026.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Biaya Pelatihan Mengemudi Bus Oleh Hino Indonesia

Terampil dalam mengemudikan bus tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di jalanan.

1 hari yang lalu