Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Jabar Siap Ikut Subsidi Transjabodetabek

Walaupun akan mendahulukan tersedianya bus sekolah.
Bus
Jumat, 20 Juni 2025 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Transjabodetabek sudah buka rute ke wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat. (Foto: Antara)


BUS-TRUCK - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar masih mempertimbangkan urgensi untuk memberikan anggaran subsidi transportasi, khususnya Transjabodetabek.

Adapun di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sudah memberikan subsidi transportasi untuk 15 golongan. Pramono juga pernah berharap nantinya warga daerah penyangga juga bisa merasakan hal tersebut.

“Kalau transportasi publik dilihat urgensinya. Kalau memang itu juga harus dilakukan kerja sama dengan Pemprov (Jabar) dan Pemprov berikan subsidi, kalau urgensinya itu adalah hal mendasar, kita tidak ada masalah,” kata Dedi saat dijumpai di Jakarta pekan ini, (17/6).

Pria yang kerap disapa KDM itu pun mengaku memiliki semangat yang sama seperti Jakarta untuk memberi kemudahan bertransportasi umum bagi masyarakat Jawa Barat. 

BACA JUGA

Baca juga: Trayek Jaklingko Diperpanjang, Siap Mempermudah Masyarakat Tangerang Untuk Ke Jakarta 

Baca juga: Ini Cara Daftar Untuk Jadi Penumpang Gratis Transjakarta

Namun, menurutnya, Jawa Barat memiliki karakteristik wilayah yang berbeda seperti Jakarta. Pasalnya, Jawa Barat juga memiliki desa-desa yang masih sulit dijangkau transportasi publik.

“Saya mendorong anak-anak pergi ke sekolah untuk tidak bawa kendaraan bermotor saja. Itu 'kan ke depan harus saya pikirkan bus sekolah bagi mereka, alat transportasi publik, karena mereka jarak ke sekolahnya jauh,” kata KDM lebih lanjut. Seperti dikutip dari Antara.

Ia juga menambahkan, kondisi masyarakat di Jakarta dan Jawa Barat cukup berbeda. Untuk itu, KDM merasa Pemprov Jabar masih memprioritaskan untuk menangani daerah-daerah lain yang masih terpencil atau terisolasi.

Kendati demikian, KDM tidak menutup kemungkinan untuk membagi anggaran Transjabodetabek dengan Jakarta di kemudian hari. (EW)


Tags Terkait :
Transjabodetabek Kdm
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Rute Bus Blok M-PIK Sudah Beroperasi, Ini Kode Busnya

Tarif normal mulai Rp 2.000 hingga Rp 3.500.

11 bulan yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Sudah Angkut 40 Juta Penumpang Selama 2025

Namun penggunaan angkutan umum oleh masyarakat Jakarta masih rendah

4 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Dapat Suntikan Dana Sampai Rp 400 Miliar, Siap Mengembangkan Transjabodetabek

Salah satunya ditujukan untuk pengembangan Transjabodetabek.

10 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu