Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2024: Kecelakaan Banyak Disebabkan Oleh Faktor Pramudi

Peran masyarakat luas dalam mentaati regulasi lalu-lintas juga sangat berarti
Bus
Senin, 11 November 2024 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Angka kecelakaan di jalan raya masih sangat tinggi


BUS-TRUCK - Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Pekan Nasional Keselamatan Jalan (PNKJ) 2024. Ajang ini diharapkan menjadi solusi menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

"Ini merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Ini perlu dilakukan secara bersama-sama dengan instansi yang lainnya," kata Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, dalam keterangannya di Jakarta, pekan ini (9/11). 

Diterangkannya lebih lanjut, berdasarkan data Korlantas Polri, sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi karena faktor kesalahan pengemudi. 

Sementara, sesuai amanah RUNK LLAJ pada pilar ke tiga, Kemenhub wajib menciptakan kendaraan berkeselamatan.  “Kegiatan ini juga sejalan dengan kampanye keselamatan dunia yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO)," ujarnya. Seperti dikutip dari RRI.co.id. 

BACA JUGA

Lebih lanjut diutarakan oleh Suntana yag juga mantan Kapolda Jawa Barat (2021) itu, pekan keselamatan punya tujuan utama menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Alumni Akpol tahun 1988 itu juga kembali menegaskan tentang pentingnya melibatkan masyarakat dalam melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan jalan. 

“Jangan jadikan masyarakat sebagai objek saja, ajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama mendukung keselamatan jalan sebagaimana yang kita lakukan dengan memberikan apresiasi kepada insan keselamatan jalan,” pungkas pria yang juga pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya (2016) itu. (EW)

Baca juga: MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera

Baca juga: Masih Banyak Laka Bus, Kemenhub Harus Berbenah


Tags Terkait :
Kecelakaan Pramudi Kemenhub Pekankeselamatan
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu

Bus
Menekan Kecelakaan Bus Di Tol, Tanggung Jawab Operator Jalan Tol Harus Ditingkatkan

Pemilik bus juga tidak bisa lepas tangan atas kesiapan armada serta awak busnya.

1 hari yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

1 hari yang lalu


Bus
Catatan Kecelakaan Bus Di Semarang, Beroperasinya Bus Liar Adalah Tindakan Kriminal

Ada masalah serius di dunia angkutan darat penumpang karena ada pola penyebab kecelakaan yang berulang.

1 hari yang lalu

Bus
Mau Mudik Nataru Dari Jakarta 2025 Bisa Daftar Sekarang

Pendaftaran bisa memalui cara daring maupun pendaftaran secara fisik

1 hari yang lalu


Berita
Pemakaian Lampu Strobo Dan Sirine Dibekukan Sementara

Mestinya dibatasi secara permanen

2 bulan yang lalu


Bus
Pemerintah Dianggap Tidak Tegas Bertindak, Sehingga Kecelakaan Bus Terus Terjadi

Akibat regulasi ‘nangung’ dan pengawasan ala kadarnya.

6 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Semua Armada Transjakarta Gratis Di Hari Lebaran

Pemprov DKI gratiskan seluruh armada Transjakarta, Mikrotrans, MRT, dan LRT selama Hari Lebaran Idul Fitri 1447 H untuk warga rayakan libur di Jakarta.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu


Truk
Dirikan 11 Posko Dan 7 Bengkel Siaga, Hino Jaga Operator Selama Musim Lebaran

Antisipasi munculnya kendala teknis yang harus diperbaiki segera saat frekuensi operasional meningkat

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu