Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Digitalisai Pembelian Tiket PO SAN, Makin Perkuat Peran Agen Tiket Konvensional

Perannya sebagai salah satu ujung tombak pelayanan akan semakin efektif dan efisien
Bus
Jumat, 7 Oktober 2022 18:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Era disrupsi digital nyata merasuk ke semua bidang, tidak terkecuali di bisnis transportasi penumpang. Beragam kemudahan serta kecepatan serta luasnya jangkauan membuat banyak pebisnis transportasi bergegas untuk melakukan berbagai respon agar tetap sejalan dengan dinamika pasar dan konsumen.

Direktur Utama PO. SAN, Kurnia Lesani Adnan atau juga akrab dipanggil Sani mengatakan bahwa terobosan dengan platform digital ini merupakan bagian transformasi PO. SAN di era modernisasi transportasi darat. Transformasi terus dilakukan pelaku industri untuk mengatasi sejumlah tantangan dan kendala akibat pandemi, dan ini sejalan dengan tagline PO. SAN yakni "Transport With Care".

“Segala terobosan dan upaya kreatif untuk mengatasi kendala di industri transportasi darat, tidak akan bisa dilakukan bila tidak ada dukungan dari ekosistem transportasi darat. PO. SAN bergerak maju dengan melakukan transformasi dengan digitalisasi. Kami optimis bisnis kami terus bertumbuh positif, apabila selalu didukung oleh ekosistem transportasi darat yang bagus,” kata Sani dalam keterangan resminya (4/10).

Sejurus kemudian, Wakil Direktur PO. SAN, Kurnia Lesari Adnan, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan peningkatan performa layanan digital berkolaborasi dengan Buzzit yang merupakan penyedia layanan pembelian tiket secara daring.

BACA JUGA

Peningkatan standar pelayanan itu diyakinkan tidak akan menggeser peran agen tiket konvensional. “Aplikasi digital tidak akan bisa menggantikan peran agen tiket bus konvensional, dalam hal ini SAN menyebut agen menjadi perwakilan, karena menerima penunjukan resmi sebagai perpanjangan tangan perusahaan,” terang Kurnia Lesari Adnan saat dihubungi secara terpisah (5/10).

Putri bungsu dari anggota Adnan bersaudara itu menjabarkann lagi bahwa pelayanan dalam usaha transportasi darat tidak luput dari sentuhan langsung “person to person”. “Teknologi mempermudah prosesnya, tapi tidak dapat menggantikan perannya (baca: agen konvensional).”

Lebih spesifik, Lesari menyebutkan peran manusia tetap diperlukan dalam bisnis layanan ini, misalnya jika ada kendala yang terjadi di lapangan maka perwakilan kami adalah ‘person in charge’ dalam situasi tersebut. “Mereka yang diwajibkan mendahului keamanan dan kenyamanan para penumpang SAN,”  

Hal pasti ingin dicapai oleh perusahaan yang dirintis dari angkutan barang dengan truk ini lewat intensifikasi aplikasi digital lewat bantuan koneksi dengan OTA (Online Ticket Agregator) via API (Application Programming Interface) itu adalah perluasan market. “Perilaku penumpang transportasi darat pun sudah mulai mengalami shifting, dimana kemudahan teknologi berupa akses pembelian secara online memberikan kenyamanan dan kepastian dalam pemesanan selama 24 jam penuh,” pungkas Lesari.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

1 hari yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu