Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Apa Itu Sasis ‘Space Frame’

Meski sedang tren namun butuh penanganan khusus
Bus
Minggu, 11 Desember 2022 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Evolusi teknologi bus, acap kali terabaikan, karena seringkali berada di posisi yang tidak terlihat mata secara langsung. Contohnya soal sasis, seperti yang belakang hangat dibicarakan yaitu sasi ‘space frame’ dari Hino RM280.

Meski bukan barang baru namun sasis jenis ini memang dikenal berkarakter nyaman tingkat tinggi sekaligus membuka potensi pemanfaatan ruang bagasi lebih luas. Ya, pemakai sasis jenis ini yang lain seperti Mercedes-Benz (2542, 1836, 1626), MAN R37, maupun Scania (K410, K380, K310, K124IB).

Sasis ini punya karakter mampu menahan gaya puntir lebih baik pada sasis. Seperti diketahui sasis jenis tangga atau ladder yang terpasang dan saat bus berjalan sebenarnya akan mengalami gerakan melengkung ke sejumlah arah.

Berbekal sasis modular maka semua gaya di setiap penyangga akan mengalami gerakan menarik dan menekan. Arahnya lebih teratur, jika mau memakai istilah awam. Hal tersebut karena sasis modular akan banyak mengurangi gaya tekuk yang sama dalam satu ruas struktur sasis.

BACA JUGA

Jika melihat dari penampangnya, sasis modular terdiri dari dua bagian yaitu bagian mesin (belakang) dan bagian kemudi (depan). Saat berada di karoseri kedua kompartemen tersebut disambung menggunakan besi siku spesifikasi khusus sesuai rekomendasi pabrikan sasis. Nah disitulah muncul istilah ‘space frame’ yang tak lain adalah munculnya satu ruang yang terbilang besar dari dua kompertemen tadi.

Sudan pasti, ruang bagasi jadi lebih lapang dibandingkan memakai sasis jenis ladder. Tidak ada pembatas maupun sekat antara kedua sisi bagasi. Hanya saja, penyambungan kompertemen memang butuh kepiawaian tersendiri agar tiap sambungan berada di ditik yang tepat. Jika tidak ingin membuat bus secara keseluruhan menjadi limbung.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

1 hari yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

1 hari yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

1 hari yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu