Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Jangan Salah Naik Bus Primajasa, Kenali Perbedaan Kelasnya

Karena antara kelas AC Bisnis dan Super Executive terlihat mirip, penumpang kerap salah menaikinya. Tentu imbasnya ongkos pun berbeda. Simak beberapa hal ini, agar tidak kecele naik bus Primajasa.
Bus
Kamis, 23 Juli 2020 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Sebagai salah satu operator bus jarak menengah, PO Primajasa memiliki beberapa kelas yang dapat dipilih pelanggannya. Seperti AC Bisnis dan Super Executive.

Namun banyak pengguna Primajasa yang sering sekali salah naik kelas bus. Misalnya, ingin turun di tujuan jarak dekat tapi justru dikenakan tarif full perjalanan rute terjauh.

Hal ini dikarenakan banyak penumpang yang belum membedakan bus kelas AC Bisnis dan AC Super Executive. Apalagi secara konfigurasi bangkunya, kedua bus memiliki seat 2-2. Lalu apa bedanya?

Untuk kelas AC Bisnis, tarif kawasan berlaku ongkos sesuai jarak yang dibagi perwilayah. Bagi yang ingin melakukan perjalanan jarak dekat, akan dikenakan ongkos berbeda dari yang jarak jauh.
Contohnya bus jurusan Bekasi-Cirebon-Sindang Laut via Cikopo. Jika Anda melakukan perjananan dari Bekasi menuju Cirebon akan dikenakan ongkos Rp 112 ribu. Tapi kalau penumpang Bekasi yang turun di Cikopo, hanya dikenakan tarif Rp 40 ribu.

BACA JUGA

Sementara tarif bus kelas Super Executive berlaku flat, atau jauh-dekat sama saja. Semisal rute Jakarta-Tasikmalaya yang dikenakan biaya Rp 140 ribu. Jika penumpang dari Jakarta turun di Cileunyi, Bandung pun akan tetap dikenakan tarif yang sama.

Untuk perbedaan fasilitas keduanya, untuk Super Executive sudah dilengkapi toilet dan legrest pada reclining seat-nya. Sedangkan AC Bisnis hanya memiliki reclining seat saja.


Tags Terkait :
PO Primajasa Bus Primajasa Kelas Bus Primajasa
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
PO DMH Trans Rilis Armada Baru Dengan Sasis Hino RM 280 ABS

Untuk perkuat operasional rute wisata Jawa Barat

1 tahun yang lalu


Bus
Hino Terus Rangsek Pasar Bus Di Bali

Jagokan medium bus

1 tahun yang lalu


Bus
Jangan Bawa Barang Ini Saat Naik Bus

Demi keamanan dan kenyamanan bersama

1 tahun yang lalu


Bus
Perhatikan Barang Yang Tidak Boleh Masuk Bus

Demi kesehatan dan keselamatan bersama

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

1 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

2 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

5 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

6 hari yang lalu