Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

200.000 Unit Tesla Ditarik Kembali Karena Masalah Spion, Ini Penjelasannya

Tesla harus menarik kembali sebanyak 200.000 unit mobilnya dari tiga model yang dijual di pasar Amerika Serikat. Ini penyebab utamanya
Mobil Listrik
Minggu, 28 Januari 2024 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tingginya standar keselamatan di Negeri Paman Sam membuat pabrikan otomotif tergolong sering melakukan recall untuk memperbaiki beberapa bagian mobil yang dianggap bisa membahayakan.

Baru-baru ini, Tesla menarik sekitar 200.000 model S,X, dan Y yang telah beredar di AS karena adanya masalah spion.

Kabar tersebut pertama kali diumumkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang menyebutkan masalah spion itu terjadi akibat perangkat lunak yang mengalami malfungsi.

Adapun kerusakan pada bagian spion secara lebih rinci dijelaskan disebabkan oleh ketidakstabilan perangkat lunak, dapat mengurangi visibilitas pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

BACA JUGA

Tesla memastikan penarikan itu bakal dilakukan pada model S,X, dan Y yang merupakan keluaran 2023.

Model S Plaid salah satu mobil listrik terkencang di bumi

Sebenarnya Tesla telah merilis pembaruan perangkat lunak gratis dengan sifat Over-the-Air (OTA) untuk mengatasi masalah ini, menurut NHTSA. Pada 22 Januari, Tesla telah mengidentifikasi 81 klaim garansi yang mungkin terkait dengan kondisi spion tersebut.

Sebelumnya, NHTSA membuka penyelidikan pada Agustus 2021 terkait fungsi autopilot Tesla setelah mengidentifikasi lebih dari selusin kecelakaan di mana kendaraan Tesla menabrak kendaraan darurat stasioner. Demikian dilaporkan oleh Reuters, Jumat (26/1) waktu setempat. (AB)


Tags Terkait :
Tesla Mobil Listrik Harga Tesla Model S Model Y Model X
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Haka Auto Targetkan 50 Dealer BYD hingga Akhir 2026, Tapi Khawatirkan Perang Iran

Haka Auto targetkan 50 dealer BYD hingga akhir 2026 lewat ekspansi agresif, tapi khawatirkan dampak perang Iran terhadap ekonomi otomotif Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Uji Coba Flash Charging, Bikin Durasi Pengisian Baterai Secepat Isi Bensin

Pengisian dikabarkan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik setelah kabel dicolokkan tanpa perlu memindai kode QR.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

1 hari yang lalu

Daftar Harga
Daftar Harga BYD Terbaru (Februari 2026)

Daftar harga BYD terbaru Februari 2026: Dolphin Rp369-429 juta, Atto 3 varian baru Rp390-415 juta, Seal Rp639-750 juta. Hanya Atto 1 Dynamic naik Rp4 juta.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

14 jam yang lalu


Berita
Pemilik XPeng Gratis Pemeriksaan Kendaraan Selama Program Mudik 2026

Xpeng Indonesia merilis paket pemeriksaan secara gratis menghadapi mudik lebaran 2026.

15 jam yang lalu


Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

15 jam yang lalu


Berita
Vinfast Dapat Order 20 Ribu Unit Mobil Listrik Untuk Rental

Semua akan dipasok dari hasil produksi pabrik yang ada di Subang

19 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga KIA Terbaru (Maret 2026)

Kia saat ini berpindah kepemegangan oleh prinsipal setelah sebelumnya dipegang oleh Indomobil Group.

19 jam yang lalu