Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Fitur Full Self Driving Tesla Diragukan Konsumen

Fitur canggih Full Self Driving pada Tesla diragukan banyak pihak. Apa penyebabnya?
Mobil Listrik
Rabu, 21 Juli 2021 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Baru-baru ini Tesla meluncurkan sebuah fitur canggih bernama Full Self-Driving. Perangkat ini memungkinkan pengemudi tidak perlu memegang kemudi dari tujuan ke tujuan lainnya secara penuh.

Namun demikian, fitur ini disebut membahayakan berdasarkan Consumer Reports pihak Tesla. Konsumen mengatakan bahwa perangkat lunak "Full Self-Driving" dari Tesla Inc tak memiliki perlindungan sehingga meningkatkan kekhawatiran jika sistem itu digunakan di jalan umum.

Seperti dilansir Reuters, konsumen meragukan unggahan video di media sosial tentang pengemudi yang menggunakannya, dan mengangkat kekhawatiran tentang masalah termasuk "kendaraan hilang belokan, tergores semak-semak, dan menuju mobil yang diparkir."

Consumer Reports mengatakan pihaknya berencana untuk menguji secara independen pembaruan perangkat lunak yang dikenal sebagai FSD Beta 9, segera setelah Model Y menerima pembaruan. Tesla dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) tidak segera berkomentar.

"Video FSD Beta 9 beraksi tidak menunjukkan sistem yang membuat mengemudi lebih aman atau bahkan mengurangi stres," kata Jake Fisher, direktur senior Pusat Uji Otomatis Consumer Reports. "Konsumen hanya membayar untuk menjadi teknisi pengujian untuk mengembangkan teknologi tanpa perlindungan keamanan yang memadai."

Pada bulan April, Consumer Reports mengatakan para insinyurnya mampu mengalahkan perlindungan pada Autopilot Tesla dan keluar dari kursi pengemudi.

Bulan lalu, NHTSA mengungkapkan telah membuka 30 investigasi terhadap kecelakaan Tesla yang melibatkan 10 kematian sejak 2016 di mana sistem bantuan pengemudi canggih diduga digunakan.

Autopilot, yang menangani beberapa tugas mengemudi, beroperasi di setidaknya tiga kendaraan Tesla yang terlibat dalam kecelakaan fatal di AS sejak 2016, kata Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).

NTSB telah mengkritik kurangnya perlindungan sistem Tesla untuk Autopilot, yang memungkinkan pengemudi untuk menjauhkan tangan mereka dari kemudi untuk waktu yang lama.


Tags Terkait :
Tesla Full Self Driving
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 bulan yang lalu

Berita
Ford Patenkan Teknologi Mobil Parkir Dapat Bergerak Menghindari Tabrakan

Ford patenkan teknologi mobil parkir otonom hindari tabrakan. Sistem sensor deteksi objek bergerak, beri peringatan, lalu pindah posisi otomatis jika perlu.

3 bulan yang lalu


Berita
Bos Xiaomi Puji Teknologi Tesla, "Kami Masih Banyak Belajar"

CEO Xiaomi, Lei Jun, memberikan pujian terbuka kepada teknologi Full Self-Driving (FSD) milik Tesla melalui akun Weibo miliknya.

1 tahun yang lalu


Berita
XPeng Pastikan Mobil Yang Dijual di Indonesia Tetap Dipersenjatai Fitur Otonom

Sebagai brand asal China yang bermain di segmen premium. XPeng memiliki fitur canggih Navigation Guided Pilot (XNGP), seperti halnya fitur otonom.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mengenal Bozhi 3X, Mobil Listrik Kolaborasi Toyota dengan GAC Yang Punya Fitur Self-Driving

Mobil yang dikembangkan di China ini akan dilengkapi fitur self-driving.

2 tahun yang lalu


Berita
Tesla Akhirnya Bisa Pakai Search Engine Buatan Baidu

Untuk mendukung aktivasi fitur Full Self Driving di Cina

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Bos Tesla Tegaskan Fitur Full Self Driving Bakal Hadir Tahun Ini

Tesla tengah mempersiapkan teknologi Full Self Driving untuk mobil lansiran terbaru mereka.

3 tahun yang lalu


Berita
Tesla Terus Kembangkan Teknologi 'Full Self Driving', Elon Musk: Terjadi Peningkatan Besar

Elon Musk klaim terjadi perubahan besar pada teknologi terbaru.

3 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Test Langsung BAIC T1 Sepanjang Ratusan Kilometer, Suspensi Jadi Unggulan

Test drive BAIC T1 suspensi kenyamanan diuji pada rute Tangerang-Bandung. Suspensi menonjol dengan bantingan lembut, meski muncul gejala limbung di kecepatan tinggi serta catatan posisi jok belakang.

2 jam yang lalu


Berita
Calon Generasi Terbaru Honda CR-V Gunakan Desain Lampu Belakang Mirip Prelude

Jepretan mata-mata memperlihatkan sedikit bocoran generasi terbaru Honda CR-V yang tengah melakukan pengujian di Ontario.

3 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Toyota Land Cruiser Hybrid (ANCAP)

Toyota Land Cruiser Hybrid baru saja dites tabrak oleh lembaga Australian NCAP alias ANCAP.

Crash Test | 4 jam yang lalu


Berita
Komitmen Berjualan di Indonesia, VinFast Klaim Kini Punya 100 Dealer

VinFast terus memperkuat layanan purnajual di Indonesia dengan memperluas jaringan Authorized Service Outlet (ASO) alias dealer.

5 jam yang lalu


Berita
Ini Wujud All New Luxeed RX, Sentuhan Dari Desainer Ex-Ferrari

Chery bersama Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA) resmi mengungkap Luxeed RX, SUV coupe listrik berdimensi besar yang akan mulai membuka pre-order di China pada 20 Agustus 2026.

6 jam yang lalu