Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

EV Apa Yang Paling Pas Untuk Indonesia?

PHEV menjadi pilihan lain yang dianggap paling ideal dengan kondisi tanah air
Mobil Listrik
Minggu, 23 Agustus 2020 13:50 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Perubahan bisa datang sedemikian cepat, termasuk mengenai kehadiran era mobil listrik yang tiba-tiba sudah ada di depan mata. Padahal bagi pasar Indonesia lima tahun sekitar lima tahun sebelumnya, mobil listrik ataupun hibrid ini seolah jadi pelengkap saja atau malah sebagai pemanis dalam peta otomotif Indonesia.

Bahkan pemerintah Indonesia mencanangkan pada 2025 mendatang 20% mobil yang dijajakan di Indonesia merupakan EV.

Lalu apakah jenis mobil yang sesuai dengan kondisi Indonesia?

Di pasar kita mengenal beberapa jenis EV, mulai dari HEV (Hybrid Electric Vehicle), PHEV (Plug In Hybrid Electric Vehicle), FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) dan BEV (Battery Electric Vehicle). Dari semua jenis EV ini, hanya BEV yang mengandalkan sepenuhnya sumber pengisian batterainya dari charging listrik.

BACA JUGA

Walau nyaris zero emisinya , tapi sejauh ini infrastruktur charging untuk BEV masih sangat terbatas. Kemampuan jelajahnya pun jadi lebih terbatas, sehingga saat ini masih belum bisa dianggap ideal.

Sedangkan untuk FCEV yang mengandalkan mesin yang sangat bersih, dengan sisa emisi berupa air lebih berat lagi,  karena hydrogen sebagai bahan bakar mesinnya masih sangat sulit didapatkan dan butuh insfrastruktur besar untuk pengadaannya.

Sedangkan untuk jenis HEV dirasa lebih ideal karena bisa pemilik kendaraan bisa mengabaikan untuk pengisian ulang mobilnya, lantaran sepenuhnya diambil alih oleh mesin bakar yang ada pada mobil. Namun dari sisi emisi masih kalah dengan jenis EV lainnya.

PHEV menjadi pilihan lain yang dianggap paling ideal dengan kondisi tanah air. Mobil ini sebagian besar mengandalkan tenaga listrik untuk bergerak dibandingkan mesin bakarnya. Sehingga polusi yang dihasilkannya pun lebih baik dari HEV. Mobil ini pada dasarnya adalah mobil listrik yang dilengkapi dengan mesin bakar sebagai extender range, sehingga kemungkinan terburuk apabila cadangan listrik menipis dapat mengunakan mesin bakarnya.

Bahkan dalam suatu kesempatan, OtoDriver berkesempatan untuk berbincang dengan Airlangga Hartarto pada saat beliau menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga menegaskan bahwa PHEV merupakan mobil listrik paling pas untuk kondisi Indonesia itu dan masih relevan hingga saat ini.

“PHEV dianggap lebih ideal dari pada Hybrid Electric Vehicle (HEV) karena lebih efisien dan lebih ramah lingkungan,” terang Airlangga.


Tags Terkait :
EV PHEV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

2 hari yang lalu


Berita
Kantongi 1.100 Pre-booking, DFSK Rilis Harga E5 Plus Rp 500 Jutaan

DFSK E5 Plus telah membukukan 1.100 pre-booking. Harga DFSK E5 Plus diindikasikan Rp500-550 juta dan akan diumumkan resmi pada GIIAS 2026.

2 hari yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

4 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

4 hari yang lalu


Berita
Ini Keunggulan Hybrid Dibandingkan PHEV Maupun BEV Menurut Mitsubishi

Mitsubishi resmi meluncurkan XForce Hybrid di Indonesia. Menurut mereka, model ini memiliki banyak keunggulan.

6 hari yang lalu


Berita
Petinggi Toyota Kurang Suka EV, Tapi Penjualannya Dahsyat di AS

Memasarkan 21 model NEV dengan empat kategori kendaraan.

1 minggu yang lalu

Berita
Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026, Dari MPV Listrik hingga SUV Hybrid

GIIAS 2026 di ICE BSD City dipastikan menjadi ajang peluncuran mobil baru GIIAS 2026 dari berbagai merek, mencakup MPV listrik hingga SUV hybrid.

1 minggu yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Tertangkap Kamera Dalam Pengujian, Mercedes-AMG G-Glass Cabrio Segera Dirilis

Mercedes-AMG G-Glass Cabrio merupakan SUV ikonik yang banyak disukai karena desain dan performanya.

1 jam yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

2 jam yang lalu


Berita
Perlu Perhatian Masa Berlaku SIM, Potensial Gagalkan Klaim Asuransi

Pentingnya mengingat masa berlaku SIM sangat penting dalam pengurusan polis asuransi.

3 jam yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

4 jam yang lalu


Truk
Segera Dibangun SPKLU Untuk Kendaraan Niaga Di Rest Area

Salah satu tujuannya untuk meningkatkan pemakaian kendaraan niaga non fosil.

4 jam yang lalu