OTODRIVER - Xpeng kembali menghadirkan penyegaran untuk X9. MPV listrik tujuh penumpang ini baru saja meluncur di Thailand pekan lalu, hanya berselang dua minggu setelah debutnya di China.
Dipamerkan di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS), ubahannya kali ini tergolong lebih signifikan, meski sebagian sudah pernah diperkenalkan sebelumnya.
Hal tersebut lantaran sentuhan desain terbaru X9 diadopsi dari varian range extender PowerX yang diperkenalkan di China pada Oktober lalu.
Perubahan mencakup bumper depan baru dengan intake udara tengah lebih besar, menggantikan pola heksagonal sewarna bodi, kini dilengkapi active grille shutter. Komponen ini bekerja bersama air curtain di sudut bumper untuk mengurangi hambatan udara hingga 22 poin.
Di bagian belakang, bumper kini mengusung kombinasi warna terbalik dari sebelumnya, dengan bagian bawah sewarna bodi dan valance hitam.
Pelek 20 inci multi-spoke dengan center cap model self-righting ala Rolls-Royce tetap tersedia untuk varian atas. Pilihan warna juga diperluas dengan dua opsi baru, yakni Polar Violet dan Lambent Cyan.
Masuk ke kabin, ubahannya relatif minor. Setir baru kini menempatkan logo Xpeng di tengah, dilengkapi tombol shortcut kamera 360 derajat serta sakelar “Mode”. Selain itu, hadir trim kayu ayous serta kombinasi warna interior baru cloud rose serta cokelat-putih.
Selebihnya, fitur masih sama seperti sebelumnya. Termasuk ventilasi AC dengan efek ripple metalik, layar infotainment 17,3 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, monitor plafon belakang 21,4 inci, kulkas, serta jok captain seat baris kedua dengan pengaturan elektrik 18 arah lengkap dengan pemanas, ventilasi, pijat, hingga mode rebah “zero gravity”.
Dari sisi performa, motor tunggal penggerak roda depan kini mendapat peningkatan tenaga 27 PS menjadi 346 PS, sementara torsi tetap 450 Nm. Untuk pasar global, kini tersedia opsi dual-motor all-wheel drive dengan total output 537 PS dan torsi 640 Nm.
Kapasitas baterai juga meningkat. Varian LFP kini menjadi 94,8 kWh sedangkan baterai NMC naik menjadi 110 kWh. Khusus varian AWD hanya tersedia dengan baterai terbesar.
Berkat peningkatan aerodinamika dan kapasitas baterai, jarak tempuh WLTP ikut terdongkrak menjadi 535 km (sebelumnya 500 km) untuk baterai kecil dan 615 km (dari 590 km) untuk baterai besar pada versi motor tunggal. Sementara varian AWD mencatatkan jarak tempuh 580 km. (AW)
