Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wuling Eksion Pengganti Almaz Segera Meluncur Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Akan masuk ke segmen yang punya karakter loyal terhadap produk tertentu.
Berita
Selasa, 27 Januari 2026 12:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Ada harapan Eksion jadi game changer di segmen SUV seperti Darion di segmen MPV (Foto :Wuling)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Pekan ini di Tiongkok meluncur lagi satu SUV dari Wuling dengan nama model Starlight 560. 

Dilengkapi dengan tiga varian pembangkit daya; ICE, PHEV, dan BEV. 

Dari segi interior juga tersedia dua pilihan yaitu 5-seater dan 7-seater.

Harga penawarannya di Tiongkok yang jika dilabeli harga dolar AS mulai dari 9.000-14.200 dolar AS. Itu setara Rp 151.703.300-Rp 238.513.140. 

Untuk varian PHEV diklaim punya kemampuan menempuh jarak sampai 1.100 kilometer (WLTP). 

BACA JUGA

Dikabarkan kalau Starlight 560 ini akan muncul perdana di ajang IIMS 2026 pekan depan (5-15/1). 

Berdasarkan data pada PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual), muncul nama Eksion yang secara perdana akan dipakai untuk pasar Indonesia. 

Calon SUV andalan Wuling itu dikabarkan jadi pengganti Wuling Almaz yang sudah rilis di pasar mobil nasional sejak tahun 2019. 

Proyeksi komposisi dimensinya 4.745 mm (panjang), 1.850 mm (lebar), 1.770 mm (tinggi), dan 2.810 mm (wheelbase).

Dari komposisi dimensinya (panjang-lebar-tinggi) akan berhadapan dengan Mitsubishi Pajero Sport (4.840, 1.815, 1.835), juga akan berdampingan dengan Toyota Fortuner (4.795, 1.855, 1.835). 

SUV dengan komposisi dimensi yang serupa juga ada Jetour T2 (4.785, 2.006, 1.880), selain itu ada juga Ford Everest Next-Gen (4.194, 2.207, 1.841), termasuk BAIC BJ40 (4.645, 1.925, 1.871), maupun GWM Haval H6 HEV (4.683, 1.886, 1.730).

Dari sosok-sosok yang sudah hadir tadi punya rentang harga OTR Jakarta mulai Rp 580 jutaan sampai Rp 1 miliaran. 

Ini segmen yang sebenarnya tidak terlalu sensitif dengan harga karena salah satu karakter konsumennya yaitu punya loyalitas tersendiri terhadap merek. 

Selain itu, jejak rekam soal durabilitas produk serta ketersediaan suku cadang juga jadi perhatian serius pemilik SUV di segmen menengah ini.

Segmen Midsize SUV di Indonesia punya karakter soal loyalitas produk (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Tiga opsi spesifikasi 

Meskipun punya peluang besar untuk hadir dengan varian PHEV dan BEV, SUV Wuling yang brau ini punya tiga varian pembangkit daya. 

Untuk varian mesin fosil ditenagai mesin 1.500 turbo yang punya potensi daya maksimal 174 hp dengan torsi puncak 290 NM. Pilihan transmisinya otomatik dan manual. 

Varian PHEV, diperkuat mesin 1.500 cc turbo dengan tambahan motor listrik di roda depan. 

Mesin konvensionalnya sendiri punya potensidaya puncak 105 hp, motor listrinya punya daya puncak 194 hp. Jika memakai tenaga listrik murni, jarak tempuhnya 125 kilometer (CLTC). Kombinasi keduanya dapur pacu akan bisa jangkau jarak tempuh 1.100 kilometer (WLTC).

Untuk varian listrik murni, menggendong motor listrik yang bisa menyemburkan tenaga sampai 134 hp, torsi teratasnya 200 Nm. Tersedia dua opsi baterai lithium iron phosphate; 54.5 kWh dan 56.7 kWh. 

Klaim jarak tempuhnya (WLTC) sejauh 450-500 kilometer sekali isi daya listrik.  (EW)

Desain kabin yang modern bukan faktor penarik yang kuat di segmen Midsize SUV nasional (Foto : Wuling)

Tags Terkait :
Wuling Eksion
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Semakin Mendekat Ke Pasar Indonesia, Prototipe Wuling Eksion Kembali Terlihat Di Jalanan

Dugaan besar adalah Eksion PHEV atau ICE

5 bulan yang lalu


Berita
Wuling Eksion Pengganti Almaz Segera Meluncur Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Akan masuk ke segmen yang punya karakter loyal terhadap produk tertentu.

6 bulan yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

3 minggu yang lalu

Berita
Beli Wuling di Jakarta Fair Bisa Dapat Cashback Rp 500 Ribu Hingga iPhone Terbaru

Wuling berpartisipasi dalam ajang Jakarta Fair 2026. Ada beberapa model yang menjadi andalan dan tersedia penawaran menarik selama pameran.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

4 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

5 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

6 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

6 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

8 jam yang lalu