Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lebih Baik Gunakan Mobil EV Dibanding ICE Saat Ada Sebaran Abu Vulkanik, Ini Alasannya

Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas gunung berapi dapat menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh pengguna mobil.
Berita
Minggu, 6 September 2026 14:15 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Abu vulkanik tersebar di Jakarta dan sekitar. (Foto :adit)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas gunung berapi dapat menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh pengguna mobil. Selain berpotensi mengganggu visibilitas, partikel abu juga dapat masuk ke dalam sistem kendaraan, terutama melalui saluran udara.

Kondisi ini dinilai lebih berisiko terhadap mobil bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE). Pasalnya, mesin jenis ini membutuhkan pasokan udara untuk proses pembakaran di dalam ruang mesin.

Abu vulkanik di Jakarta. (Foto : adit)

Hale, Owner Bengkel Mechatronic, menjelaskan bahwa abu vulkanik memiliki sifat abrasif sehingga dapat berpotensi menimbulkan kerusakan apabila sistem penyaringan udara kendaraan tidak bekerja secara maksimal.

"Sangat berbahaya jika kondisi filter udara kurang maksimal penyaringannya, terutama untuk mesin internal combustion. Piston, silinder, ruang bakar dan valve system akan mudah rusak karena sifat debunya abrasif," ujar Hale.

BACA JUGA

Ia menambahkan, proses pembakaran pada mesin ICE membutuhkan oksigen dengan kondisi yang bersih. Jika udara yang masuk membawa partikel abu vulkanik, material tersebut berpotensi ikut masuk ke dalam sistem pembakaran.

"Untuk pembakaran mesin tersebut membutuhkan oksigen yang bersih," tambahnya.

Berbeda dengan mobil ICE, kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) tidak membutuhkan udara untuk proses pembakaran karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal sebagai penggeraknya.

"Seharusnya sudah tidak, karena EV tidak memerlukan udara untuk pembakaran ICE," jelas Hale.

Dengan demikian, dari sisi kebutuhan udara untuk proses pembakaran, mobil EV memiliki keuntungan ketika digunakan dalam kondisi terdapat sebaran abu vulkanik.

Meski begitu, bukan berarti mobil listrik sepenuhnya bebas dari dampak abu vulkanik. Komponen seperti filter kabin, sistem pendingin, rem, serta bagian eksterior kendaraan tetap perlu diperhatikan dan dibersihkan setelah mobil melewati area yang terdampak abu vulkanik.

Sementara bagi pemilik mobil ICE, kondisi filter udara menjadi salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian lebih. Pemeriksaan dan penggantian filter sesuai kondisi dapat membantu mencegah partikel asing masuk ke dalam mesin. (AW)


Tags Terkait :
EV ICE Abu Vulkanik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Lebih Baik Gunakan Mobil EV Dibanding ICE Saat Ada Sebaran Abu Vulkanik, Ini Alasannya

Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas gunung berapi dapat menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh pengguna mobil.

1 hari yang lalu


Van
Daihatsu Vizon-F, Tes Pasar Wajah Baru Gran Max?

Faktor utilitas pemakaian tetap jadi identitasnya

3 tahun yang lalu

Berita
Hyundai Kona Model Terbaru Akan Lebih Jangkung dan Panjang, Rilis Tahun 2027

Akan punya varian sebagai EREV, selain masih ada versi hybrid dan ICE dengan turbo.

5 hari yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu

Berita
Performa Jadi Andalan, Geely Coolray Usung Mesin Bakar Murni Bertenaga 174 PS

Harga Geely Coolray 174 PS mulai Rp333 juta. SUV B-segment ini dibekali mesin 1.5 turbo bertenaga 174 PS, transmisi DCT 7 percepatan, akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik, serta ADAS Level 2.

4 minggu yang lalu


Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

4 minggu yang lalu


Berita
Pemerintah Lanjutkan Insentif Mobil Listrik, Hanya untuk Program Mobil Nasional

Pemerintah memastikan insentif mobil listrik tetap berlanjut. Namun, bantuan hanya diberikan kepada kendaraan yang masuk program mobil nasional (Molinas).

1 bulan yang lalu


Berita
MG ZS Hybrid Plus, Pendobrak Pasar SUV Hybrid

Harga MG ZS Hybrid+ Rp299,9 juta untuk 1.000 unit pertama. SUV hybrid compact ini dilengkapi mesin 1.5L, transmisi 3-speed DHT, dan fitur ADAS lengkap.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

2 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

3 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

4 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

5 jam yang lalu