OTODRIVER – Jaecoo memantapkan dirinya untuk masuk ke segmen SUV. Lebih spesifik lagi, pabrikan yang bernaung di bawah sayap Chery Group ini akan lebih gencar lagi dalam menghadirkan produk NEV (New Energy Vehicle) pada lini produknya.
Hal ini termasuk juga memperluas opsi penggerak pada model yang sudah eksis.
Salah satunya yang dikabarkan bakal mendapat opsi adalah J5 yang rencananya akan hadir dalam pilihan berpenggerak hibrida.
“Rencananya kami akan hadirkan model hybrid bagi J5 dan realisasinya ada di tahun ini,” tutur Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
"Kemungkinan akan berpenggerak HEV ataupun PHEV, detailnya harap menunggu ya,” sambungnya.
Jika melihat dari spesifikasi Jaecoo yang ada saat ini, diketahui bahwa J5 memang sudah memiliki opsi varian HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan juga versi bensin murni (ICE).
Mengutip dari omodajaecoo.pk, J5 HEV atau Jaecoo J5 SHS (Super Hybrid System) yang sudah beredar di beberapa negara, mobil ini dilengkapi dengan mesin bensin 1.500 cc turbo Dedicated Hybrid Engine (DHE) yang dikolaborasikan dengan motor listrik yang terkoneksi dengan baterai 1,83 kWh.
Sinergi mesin dan motor listrik ini mampu menghadirkan tenaga sebesar 221hp dan torsi 295 Nm. Kinerja mesin-motor listrik ini kemudian disalurkan ke roda depan oleh Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Berdasarkan klaim yang ada versi HEV ini mampu menempuh jarak 18,8 km/liter.
Sedangkan untuk versi PHEV, sampai saat ini belum ditemukan datanya dan belum ada varian untuk mobil ini.
Namun kabar burung yang beredar, Jaecoo disebut-sebut tengah menyiapkan SUV J5 PHEV.
Apabila nanti benar J5 PHEV hadir dan Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan model ini, maka sejarah akan kembali terulang.
Pada 2025 silam, Indonesia dijadikan tempat world premiere Jaecoo J5 EV. (SS)
