OTODRIVER – Dalam agenda media test drive bersama Lepas di China, kami diberi kesempatan mencoba Lepas L6 dari Shanghai ke Wuhu, (19-20/2026).
Mobil ini sepertinya tidak akan lama lagi masuk ke pasar Indonesia. SUV ini dikembangkan dengan pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) atau mobil listrik murni dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Pada Agustus 2026, pihak Lepas Indonesia menyebutkan rencana menghadirkan model baru dari seri 6, yang kemungkinan tersedia dalam pilihan EV maupun PHEV, paling lambat pada kuartal IV 2026 atau menjelang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW). Meski demikian, jadwal peluncuran dan spesifikasi untuk Indonesia tetap menunggu pengumuman resmi.
Desain dan dimensi Lepas L6
Lepas L6 mengusung bahasa desain Leopard Aesthetics yang menjadi identitas merek tersebut. Karakter eksteriornya memadukan lekukan bodi membulat dengan detail tajam pada bagian lampu dan bumper, sehingga tampil modern tanpa meninggalkan kesan elegan.
SUV ini memiliki dimensi panjang 4.570 mm, lebar 1.852 mm, tinggi sekitar 1.683 mm, serta jarak sumbu roda 2.700 mm. Ukuran tersebut menempatkannya di kelas SUV kompak hingga menengah, dengan potensi menawarkan ruang kabin yang memadai untuk penggunaan harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Spesifikasi Lepas L6 EV
Versi listrik murni Lepas L6 telah diperkenalkan di sejumlah pasar, termasuk Thailand dan Inggris, dengan spesifikasi yang dapat berbeda sesuai negara tujuan.
Berikut gambaran spesifikasi Lepas L6 EV berdasarkan informasi model yang dipasarkan secara global:
| Komponen | Spesifikasi |
| Jenis kendaraan | SUV listrik murni (BEV) |
| Panjang | 4.570 mm |
| Lebar | 1.852 mm |
| Tinggi | Sekitar 1.676–1.683 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.700 mm |
| Kapasitas baterai | Sekitar 65 kWh |
| Motor listrik | Satu motor, penggerak roda depan |
| Tenaga maksimum | 160 kW atau sekitar 217 PS pada spesifikasi Inggris |
| Torsi maksimum | 275 Nm |
| Jarak tempuh | Hingga sekitar 450 km WLTC pada spesifikasi yang diumumkan untuk pasar tertentu |
| Pengisian cepat DC | Hingga 120 kW pada spesifikasi Inggris |
| Fitur tambahan | Layar infotainment 13,2 inci dan fungsi Vehicle-to-Load (V2L), bergantung varian |
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kemampuan pengisian cepat DC. Pada spesifikasi Inggris, pengisian baterai dari 30 persen ke 80 persen diklaim membutuhkan sekitar 22 menit dalam kondisi yang sesuai.
Fitur V2L juga memungkinkan energi baterai digunakan untuk memasok perangkat elektronik eksternal, misalnya ketika berkemah atau beraktivitas di luar ruangan. (AB)
