OTODRIVER - Hongqi (baca: Hongci) mulai memperlihatkan keseriusannya bermain di pasar otomotif premium Indonesia. Hari ini, Jumat (25/9/2026), merek premium asal China tersebut menggelar sesi pengenalan secara intimate kepada sejumlah media di Hongqi House, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Acara tersebut turut dihadiri Board of Director Indomobil Group, Andrew Nasuri, yang menjadi salah satu sosok penting di balik masuknya Hongqi ke pasar Indonesia. “Untuk pengenalan ini, kami memiliki konsep berbeda,” kata Andrew.
Menariknya, meski baru diperkenalkan secara lebih luas kepada publik pada tahun ini, “Hongqi E-HS9 sebenarnya sudah mulai diperkenalkan kepada calon konsumen sejak Januari 2026,” tambah Andrew.
Pendekatan yang dilakukan pun berbeda dengan pola penjualan massal. Hongqi lebih dulu menggunakan metode personal selling, menyasar calon konsumen secara langsung dan membangun hubungan secara lebih eksklusif. Hasilnya, hingga September 2026, sekitar 40 unit E-HS9 telah terjual sekaligus diterima konsumennya.
SUV Listrik Premium Rp1,8 Miliar
Hongqi E-HS9 merupakan SUV Crossover listrik berukuran besar yang menjadi flagship Hongqi di Indonesia. Dengan banderol sekitar Rp 1,8 miliar, E-HS9 yang dibuat oleh FAW Group, bermain di wilayah SUV listrik premium yang selama ini lebih banyak dihuni merek-merek Eropa.
Sebelumnya, menurut beberapa informasi yang kami dapat, Andrew Nasuri memang telah memberikan gambaran bahwa Hongqi akan menempatkan E-HS9 di bawah angka Rp 2 miliar.
Dengan harga tersebut, Hongqi mencoba menawarkan sesuatu yang cukup berbeda: SUV berukuran full-size, kabin premium, penggerak listrik dua motor, serta membawa sejarah panjang sebuah merek yang sejak awal memang mempunyai hubungan erat dengan kendaraan kenegaraan China.
Bukan Sekadar Merek China
Merek ini lahir pada 1958 melalui First Automobile Works atau FAW di Changchun, China. Bahkan Hongqi disebut sebagai salah satu, sekaligus yang secara resmi diposisikan sebagai merek otomotif tertua di China. Mobil pertamanya, CA72, dikembangkan sebagai kendaraan kenegaraan buatan China.
Sejak awal, Hongqi memang memiliki hubungan kuat dengan pemerintah China. Model-model awal seperti CA72 dan CA770 digunakan untuk kepentingan kenegaraan dan membawa para pemimpin negara serta tamu penting.
Warisan tersebut masih melekat hingga saat ini. Hongqi bahkan tetap digunakan dalam berbagai agenda kenegaraan dan dikenal sebagai salah satu kendaraan resmi yang digunakan Presiden China, Xi Jinping.
“Jadi, ketika Hongqi masuk ke Indonesia, yang dibawa bukan hanya sebuah produk baru, tetapi juga heritage lebih dari enam dekade,” jelas Andrew lagi.
Menyasar Konsumen Berkarakter Pemimpin
Positioning Hongqi juga cukup jelas. Mobil ini tidak semata-mata ditawarkan kepada konsumen yang mencari kendaraan listrik besar, tetapi kepada konsumen dengan karakter leadership.
“Targetnya antara lain pengusaha, pemimpin perusahaan, profesional senior, tokoh masyarakat hingga kalangan pejabat yang membutuhkan kendaraan dengan kombinasi kenyamanan, kemewahan dan representasi,” jelas CEO of Hongqi House Indonesia, Meinisa.
Karakter tersebut sejalan dengan sejarah Hongqi sendiri yang selama puluhan tahun memang identik dengan kendaraan para pemimpin dan agenda kenegaraan China.
Namun kini Hongqi telah bertransformasi. Dari merek yang dahulu sangat dekat dengan lingkungan pemerintahan, Hongqi mulai bergerak menjadi luxury automotive brand yang juga terbuka untuk konsumen umum.
Spesifikasi Hongqi E-HS9
Di balik dimensinya yang besar, E-HS9 mengusung sistem penggerak listrik dual motor dengan All-Wheel Drive (AWD).
Untuk spesifikasi yang ditampilkan Hongqi Indonesia, E-HS9 memiliki panjang 5.209 mm dan wheelbase 3.110 mm. Kabinnya menggunakan konfigurasi 2+2+2 atau enam penumpang, dengan jok premium yang dilengkapi fungsi seperti ventilasi, memory dan massage.
Beberapa spesifikasi utama E-HS9 antara lain:
* Jenis: Full-size luxury electric SUV
* Penggerak: Dual electric motor, AWD
* Kapasitas baterai: hingga 120 kWh
* Tenaga maksimum: sekitar 486 hp
* Torsi: sekitar 606 Nm
* Kapasitas: 6 penumpang, konfigurasi 2+2+2
* Panjang: 5.209 mm
* Wheelbase: 3.110 mm
* Suspensi: Air suspension dengan Continuous Damping Control
* Roda: hingga 22 inci
* Layar: dual 15,6 inci 2K
* Chip infotainment: Qualcomm Snapdragon 8155
* Sistem penggerak: intelligent four-wheel drive
Angka spesifikasi dapat berbeda tergantung varian dan pasar. Data resmi Hongqi untuk beberapa versi E-HS9 mencantumkan pilihan baterai 84 kWh, 99 kWh hingga 120 kWh, dengan output motor yang juga berbeda.
Lawannya di Indonesia
Dengan harga sekitar Rp 1,8 miliar dan dimensinya yang masuk kategori full-size, posisi E-HS9 cukup unik. Beberapa model yang dapat menjadi pembanding di pasar Indonesia antara lain BMW iX, Mercedes-Benz EQE/EQS SUV, Lexus RZ, serta SUV listrik premium lain yang berada di kisaran harga serupa.
Di sisi lain, terdapat pula Kia EV9 dan Zeekr 009 yang sama-sama menawarkan kendaraan listrik berukuran besar dengan fokus pada kenyamanan penumpang.
Namun karakter E-HS9 tidak sepenuhnya identik dengan semua model tersebut. E-HS9 menawarkan kombinasi SUV full-size, konfigurasi enam penumpang, dual motor AWD dan positioning luxury China.
Karena itu, kompetisinya bukan hanya soal harga dan tenaga, tetapi juga menyangkut brand image, pelayanan dan pengalaman kepemilikan.
40 Unit Menjadi Modal Awal
Penjualan sekitar 40 unit sejak Januari melalui pendekatan personal menunjukkan bahwa E-HS9 sudah memiliki konsumen sebelum Hongqi benar-benar melakukan komunikasi yang lebih luas kepada publik.
Angka tersebut memang belum bisa dibandingkan dengan volume merek mass market. Namun untuk sebuah luxury brand yang menggunakan pendekatan personal dan eksklusif, strategi tersebut memang berbeda sejak awal. “Kami memang tidak hanya melihat volume,” tambah Meinisa.
Kini tantangannya adalah bagaimana Hongqi mengubah heritage sebagai kendaraan kenegaraan China menjadi alasan yang relevan bagi konsumen premium Indonesia. E-HS9 menjadi langkah pertamanya. (SR)
