OTODRIVER – Masih dalam agenda media test drive VinFast VF MPV 7 beberapa waktu lalu, pihak VinFast memberikan informasi bahwa pihaknya berani menawarkan garansi baterai mobil tersebut selama 10 tahun atau 200 ribu km, mana yang tercapai terlebih dahulu.
Garansi ini dianggap salah satu keunggulan dalam persaingan mobil listrik saat ini. Mengingat harga baterai adalah yang paling mahal dalam rantai semua kompenen EV.
"Untuk MPV 7 itu kurang lebih sekitar Rp 150-180 juta. Baru baterainya doang," jelas Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, di Jakarta, Rabu (1/6/2026).
Dengan harga segitu, bisa dikatakan bahwa harga baterai masih 40-50 persen dari harga mobil EV itu sendiri. Mengingat VF MPV 7 dibanderol dengan skema berlangganan mulai Rp 360 jutaan.
Masih kata Rinaldi, untuk pemasangan masih dalam masa garansi biasanya gratis. Tapi jika sudah habis masa garansi, biaya instalasi baterai masih cukup terjangkau, kisaran Rp 1 juta.
"Estimasi kurang lebih untuk penggantian baterai itu (pakai) labour time. Kami menghitungnya per jam. Penggantian sekitar 4 jam. Per jam 200-300 ribu untuk pengerjaan penggantian baterai. Jadi total biaya pemasangan sekitar Rp 1 juta," sambung Rinaldi.
Lanjut Rinaldi menambahkan, indikasi baterai kendaraan listrik harus diganti itu jika battery health-nya sudah mencapai angka 70%.
"70% itu berarti baterai sudah tak lagi proporsional untuk digunakan. Karena tentunya jarak sudah menjadi semakin pendek. Dan kualitas baterainya juga tentunya akan mengganggu penggunaan sehari-hari. Makanya 70% itu adalah batas yang kami rekomendasikan untuk digunakan. Ketika sudah mencapai 70%, maka disarankan untuk diganti," tambah Rinaldi. (AB)
