Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Fitur Autopilot Gagal, Tesla Diminta Bertanggung Jawab

Tesla diminta bertanggung jawab terkait kasus kecelakaan dengan fitur autopilot.
Berita
Senin, 23 Februari 2026 10:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
(Foto :Markondez)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Hakim federal di Miami menolak permintaan Tesla untuk membatalkan putusan juri senilai 243 juta dolar AS (sekitar Rp4 triliun) terkait kasus kecelakaan Tesla Model S dengan fitur autopilot pada 2019 silam.

Kecelakaan ini menewaskan Naibel Benavides, seorang wanita berusia 22 tahun, dan melukai pacarnya, Dillon Angulo.

Laman The Straits Times, Sabtu (21/2) melaporkan, kasus ini bermula pada 25 April 2019 di Key Largo, Florida, ketika George McGee mengemudikan Model S 2019-nya melewati persimpangan dengan kecepatan sekitar 100 km/jam sambil menunduk mencari ponselnya yang jatuh.

Mobil yang dikemudikan McGee menabrak SUV milik Benavides dan Angulo yang diparkir di bahu jalan, sementara keduanya berdiri di samping kendaraan itu. Benavides tewas dalam kecelakaan tersebut.

BACA JUGA

Dalam persidangan, juri memutuskan Tesla bertanggung jawab sebesar 33 persen atas kecelakaan. 

Mereka memberikan ganti rugi kompensasi sebesar 19,5 juta dolar AS (Rp328,8 miliar) untuk ahli waris Benavides dan 23,1 juta dolar AS (Rp389,5 miliar) untuk Angulo.

Tesla Cybertruck Crash 2024 juga mengalami hal serupa. (Foto : LilHumansBigImpact)

Selain itu, juri menjatuhkan ganti rugi hukuman (punitive damages) sebesar 200 juta dolar AS (Rp3,37 triliun) yang akan dibagi di antara keduanya. McGee sendiri sebelumnya telah menyelesaikan kasus dengan para penggugat. Putusan ini menjadi yang pertama dari juri federal terkait kecelakaan fatal yang melibatkan fitur autopilot.

Tesla, yang dipimpin Elon Musk, sebelumnya meminta pembatalan putusan dengan alasan McGee sepenuhnya bertanggung jawab, Model S tidak cacat, dan keputusan juri tidak masuk akal. Perusahaan menegaskan produsen mobil “tidak menanggung seluruh dunia atas kerugian akibat pengemudi ceroboh,” dan ganti rugi hukuman seharusnya nol karena Tesla dianggap tidak menunjukkan “pengabaian terhadap nyawa manusia” menurut hukum Florida.

Namun pengacara korban, Adam Boumel, menegaskan Autopilot cacat dan Tesla menempatkannya di jalan sebelum siap dan aman. “Sejak awal, Tesla menolak bertanggung jawab,” ujar Boumel.

Meskipun Tesla menghadapi banyak gugatan terkait fitur mengemudi otomatis, sebagian besar kasus telah diselesaikan atau dibatalkan sebelum persidangan. (AB)


Tags Terkait :
Tesla Autopilot Mobil Baru Tesla Tesla Autopilot Kecelakaan Tesla
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Fitur Autopilot Gagal, Tesla Diminta Bertanggung Jawab

Tesla diminta bertanggung jawab terkait kasus kecelakaan dengan fitur autopilot.

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
200.000 Unit Tesla Ditarik Kembali Karena Masalah Spion, Ini Penjelasannya

Tesla harus menarik kembali sebanyak 200.000 unit mobilnya dari tiga model yang dijual di pasar Amerika Serikat. Ini penyebab utamanya

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Tesla Diminta Ganti Rugi Rp 1,7 M Oleh Pengadilan Munich. Apa Masalahnya?

Pengadilan Munich telah memerintahkan Tesla untuk mengganti sebagian besar uang 112.000 euro atau setara Rp 1,7 miliar kepada pelanggan untuk SUV Model X karena masalah dengan fungsi Autopilot.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Ratusan Ribu Tesla Ditarik Kembali Karena Masalah Boombox, Termasuk Mobil Anda?

Tesla melakukan penarikan kembali terhadap 578.607 unit yang mengalami indikasi cacat fitur Boombox. Seperti apa masalahnya?

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Tidak Ada Model Baru Maxus Untuk GIIAS 2026

Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Namun pesta otomotif ini tidak membuat Maxus ingin memperkenalkan model terbarunya.

55 menit yang lalu


Berita
Fokus Pada Fungsionalitas, Wuling Aira ev Pangkas Fitur WIND

Wuling Aira ev tanpa fitur WIND untuk mengutamakan fungsionalitas. Fitur voice command dihilangkan agar harga lebih kompetitif, dengan target di bawah Rp 200 juta.

1 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Fitur Hill Descent Control dan Cara Kerjanya

Cara kerja Hill Descent Control memanfaatkan sistem ABS dan kontrol traksi untuk mengatur pengereman otomatis saat kendaraan menuruni tanjakan curam secara presisi dan terkendali.

2 jam yang lalu


Berita
Demi Hindari Kebangkrutan, VW Group Pangkas Stengah Model Pada 2030

Volkswagen Group berencana mengurangi hingga 50 persen portofolio model mobil globalnya pada 2030.

10 jam yang lalu


Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaiannya

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

14 jam yang lalu