OTODRIVER - Mobil dengan sasis tangga saat ini semakin tersingkirkan digantikan posisinya oleh struktur monokok.
Namun ternyata kiprah sasis tangga belum usai dan bahkan menemui babak baru.
Konstruksi yang disebut juga sebagai body on frame ini sepertinya menemui muara oase baru dan mulai dilirik digunakan pada SUV dan pikap dengan penggerak Extended Range Electric Vehicle (EREV).
Dan China muncul sebagai pelopornya pada 2023 dengan diperkenalkannya Yang Wang U8.
SUV ini menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan racikan sasis tangga dan dilengkapi dengan teknologi EREV.
Lalu mengapa struktur sasis tangga ini justru yang dipilih untuk dikolaborasikan dengan EREV?
Mengutip dari Motortrend, sebenarnya EREV itu jamak ditemui pada mobil non ladder frame, bahkan prosentasenya lebih besar.
Justru kolaborasi ladder frame dan EREV ini digunakan untuk keperluan yang lebih khusus. Salah satunya adalah bahwa konstruksi sasis tangga yang kokoh.
Maka kombinasi ini ditemui pada kendaraan yang dipasrahi tugas berat semisal untuk SUV dengan kemampuan off-road kelas berat dan juga kendaraan pekerja.
Bisa jadi ini akan menjadi trend baru dalam dunia pikap dan SUV ladder frame.
Bahkan trend yang semula dipelopori China ini mulai diadopsi oleh pabrikan dari Amerika dan Korea.
Ford rencananya akan memperkenalkan pikap F-Series nya yang punya opsi EREV.
Kemudian ada RAM yang juga akan memperkenalkan mobil hybrid yang mesinnya hanya digunakan untuk generator ini.
Tak ketinggalan, Scout Traveller Haverster, salah satu brand AS yang berada dalam kepemilikan Volkswagen Group ini pun punya rencana menyuguhkan teknologi hybrida ini pada SUV dan pikapnya di 2028 nanti.
Tak ketinggalan, Korea Selatan juga berancang-ancang memperkenalkan pikap dan SUV ladder frame dengan range extender melalui duo Kia dan Hyundai.
Proyek yang kini menghasilkan prototipe Hyundai Boulder ini rencananya baru akan muncul di 2029 atau malah 2030.
Selain Yang Wang U8, saat ini BAIC juga sudah menjajakan SUV ladder framenya BJ40e EREV. SUV yang mengkaryakan mesin bensin 1.500cc turbo ini bahkan sudah diwacanakan untuk masuk ke Indonesia.
Bahkan pihak BAIC Indonesia sudah mengungkapkan bahwa kelak model EREV ini akan menyandang nama BJ41. (SS)
