Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dicoba Di China, BMW i3 Tembus 1.213 km Sekali Ngecas

BMW mulai memproduksi massal teknologi baterai generasi keenam di fasilitas produksinya di Shenyang, China, pada 15 Oktober 2026
Berita
Senin, 19 Oktober 2026 06:30 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
BMW i3 (Foto :carnewschina.com)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - BMW mulai memproduksi massal teknologi baterai generasi keenam di fasilitas produksinya di Shenyang, China, pada 15 Oktober 2026. 

Investasi senilai 10 miliar yuan atau sekitar US$ 1,5 miliar ini mencakup area seluas 240.000 meter persegi, lima kali lebih besar dibandingkan fasilitas produksi baterai BMW sebelumnya di wilayah tersebut.

Teknologi baterai terbaru ini akan digunakan pada model-model generasi Neue Klasse, termasuk BMW iX3 dan i3. Untuk menunjukkan kemampuan teknologi tersebut, BMW turut memperkenalkan i3 50L, sedan listrik yang dirancang khusus untuk pasar China.

BMWi3 (Foto : adit)

Mobil ini baru saja menyelesaikan pengujian jarak jauh dengan hasil yang cukup impresif. BMW i3 50L mampu menempuh jarak hingga 1.213 km hanya dengan satu kali pengisian daya. Saat tiba di tujuan, kapasitas baterainya masih tersisa 1 persen.

Hasil tersebut setara dengan 118 persen dari jarak tempuh resmi yang diklaim BMW. Pencapaian ini sekaligus menjadi rekor pengujian jarak jauh bagi merek asal Jerman tersebut.

BACA JUGA

Selama pengujian, BMW i3 50L mencatat konsumsi energi rata-rata hanya 11,3 km/kWh. Pengujian dilakukan melalui beragam kondisi jalan, mulai dari jalan tol, jalan nasional, hingga rute perkotaan.

BMW i3 50L dibangun menggunakan platform mobil listrik Neue Klasse. Sedan ini dibekali baterai berkapasitas 113,4 kWh dengan sel berbentuk silinder berukuran besar, serta arsitektur kelistrikan bertegangan tinggi 800 volt.

Sistem tersebut mendukung pengisian daya cepat hingga 400 kW. BMW mengklaim pengisian selama 10 menit mampu menambah jarak tempuh hingga 400 km.

Unit yang digunakan dalam pengujian merupakan versi penggerak roda belakang. Namun, lini BMW i3 juga akan tersedia dalam varian penggerak semua roda dengan dua motor listrik. Versi tersebut memiliki tenaga gabungan maksimum 345 kW atau setara 463 hp, dengan torsi puncak 645 Nm.

Ketua Dewan Direksi BMW Group, Dr. Oliver Zipse, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pasar China. BMW menargetkan lebih dari 95 persen model yang dipasarkan di negara tersebut akan diproduksi secara lokal pada 2030.

Menariknya, baterai yang digunakan BMW i3 50L untuk pengujian tersebut kemungkinan sama dengan milik BMW iX3 50L. Varian iX3 50L menggunakan sel baterai lithium ternary berbentuk silinder berukuran besar yang dipasok oleh EVE Energy. Sementara itu, varian lainnya menggunakan sel baterai dari CATL. (AW)


Tags Terkait :
A
Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait








Terkini

Terkini