OTODRIVER - BYD resmi memperkenalkan Dolphin G DM-i, model pertama yang dikembangkan secara khusus untuk pasar Eropa.
Hatchback plug-in hybrid (PHEV) ini langsung menyasar segmen B yang menjadi salah satu pasar paling kompetitif di benua tersebut.
Mengandalkan teknologi Super Hybrid milik BYD, Dolphin G DM-i diklaim mampu menawarkan efisiensi tinggi. Mobil ini sanggup menempuh jarak hingga sekitar 105 km dalam mode listrik murni, sementara jarak tempuh gabungannya diklaim mencapai 1.040 km.
Di balik kap mesin, BYD memasangkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik bertenaga 163 PS. Kombinasi tersebut menghasilkan sebuah hatchback kompak yang tidak hanya cocok digunakan sehari-hari, tetapi juga mampu diandalkan untuk perjalanan jarak jauh.
Konsumsi bahan bakarnya pun diklaim sangat efisien, mencapai 85 km/liter berdasarkan standar pengujian WLTP weighted.
Dari sisi kepraktisan, Dolphin G DM-i juga menawarkan kabin yang lapang berkat wheelbase sepanjang 2.610 mm. Sementara itu, kapasitas bagasinya mencapai 425 liter, angka yang bahkan lebih besar dibanding sejumlah rival di kelas yang lebih tinggi.
Untuk pasar Eropa, BYD akan menawarkan Dolphin G DM-i dalam empat varian, yakni Active, Boost, Comfort, dan Sport. Varian Active sebagai model entry-level dibekali baterai berkapasitas 7,42 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 24,8 mil (sekitar 40 km).
Sementara itu, varian Boost, Comfort, dan Sport menggunakan baterai yang lebih besar berkapasitas 18,3 kWh. Dengan paket baterai tersebut, jarak tempuh listrik meningkat hingga 105 km, sekaligus menekan emisi CO2 hingga hanya 32 g/km.
BYD berencana mulai memasarkan Dolphin G DM-i pada musim panas tahun ini, dengan pengiriman unit kepada konsumen dimulai pada awal musim gugur. Kehadiran model ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Tiongkok tersebut semakin serius mengguncang pasar mobil kompak Eropa. (AW)
