Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Plus-Minus Jetour T2 Ketika Digunakan Offroad

Jetour T2 merupakan salah satu SUV yang cukup menggoda konsumen Indonesia saat ini. Dengan harga terjangkau ia punya banyak keunggulan.
Berita
Sabtu, 20 Desember 2025 12:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Jetour T2 (Foto :adit)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Jetour T2 merupakan salah satu SUV yang menggoda konsumen Indonesia saat ini. Dengan desain yang boxy gahar dan terkesan berkelas, mobil yang satu ini punya harga jual yang juga cukup menggiurkan, yakni Rp 568 juta.

Jetour T2 memang sejak awal diposisikan sebagai SUV yang tidak hanya mengandalkan tampilan gagah, tetapi juga kemampuan teknis yang serius. Salah satu bukti utamanya ada pada sistem penggerak yang digunakan, yakni all wheel drive (AWD) yang siap menunjang kebutuhan melibas berbagai kondisi jalan.

Jetour T2 (Foto : adit)

Di balik kap mesinnya, Jetour T2 dibekali mesin bensin 2.000 cc 4 silinder turbo. Jantung mekanis ini mampu menghasilkan tenaga hingga 245 PS dengan torsi puncak 375 Nm. 

Angka tersebut jelas bukan sekadar pajangan, karena respons tenaganya terasa solid sejak putaran bawah hingga menengah, cukup untuk membawa bodi SUV ini melaju percaya diri di medan aspal maupun non-aspal.

BACA JUGA

Berbicara soal kenyamanan, setelan suspensi Jetour T2 patut diapresiasi. Karakternya cenderung nyaman untuk penggunaan harian, namun sama sekali tidak terasa lembek saat diajak keluar jalur. Ketika dihadapkan pada permukaan jalan rusak atau kontur offroad ringan hingga menengah, suspensi masih mampu meredam guncangan dengan baik tanpa mengorbankan stabilitas bodi.

Sistem AWD-nya sendiri bekerja cukup sigap dalam menyalurkan tenaga ke roda yang membutuhkan traksi lebih. Jetour juga membekali T2 dengan beragam mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan, mulai dari permukaan licin hingga jalur tanah. Sayangnya, SUV ini belum dilengkapi dengan low gear, yang biasanya menjadi fitur penting bagi penggemar offroad ekstrem.

Meski demikian, dengan banderol harga yang diperkirakan tak sampai Rp 600 jutaan, kemampuan yang ditawarkan Jetour T2 terbilang menarik. Ia mungkin bukan SUV hardcore untuk medan ekstrem, namun untuk kebutuhan offroad ringan hingga menengah, sekaligus tetap nyaman digunakan harian, Jetour T2 bisa dibilang sebagai salah satu opsi yang andal dan rasional di kelasnya.

“Melalui Jetour T2, kami ingin membuktikan bahwa kapabilitas berkendara di berbagai medan tidak harus mengorbankan kenyamanan harian. Dengan pendekatan Travel+, Jetour T2 dirancang agar adaptif di berbagai kondisi jalan dan tetap relevan untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari konsumen Indonesia. Bukan hanya tampil tangguh, Jetour T2 juga mampu membuktikan performa dan kenyamanan di berbagai medan berkendara, sehingga setiap perjalanan, baik dekat maupun jauh tetap terasa menyenangkan,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia. (AW)


Tags Terkait :
Jetour T2
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jetour T2 Versi PHEV Bakal Hadir Di Indonesia Tahun Ini

Jetour T2 PHEV rilis Indonesia 2026: PT Jetour Sales Indonesia konfirmasi kehadiran varian plug-in hybrid pada semester kedua tahun depan via auto show.

1 hari yang lalu

Berita
Jetour Serahkan 20 Unit T2 Ke Konsumen

Jetour secara resmi memulai proses serah terima unit T2 kepada konsumen di Indonesia.

1 hari yang lalu

Berita
Wuling Eksion Pengganti Almaz Segera Meluncur Di Indonesia, Intip Spesifikasinya

Akan masuk ke segmen yang punya karakter loyal terhadap produk tertentu.

1 hari yang lalu


VIDEO: Crash Test Jetour T2 (ASEAN NCAP)

Jetour T2 berhasil menjalani Crash Test yang telah diuji tabrak di lembaga ASEAN NCAP

Crash Test | 1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

8 menit yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

11 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

17 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 19 jam yang lalu