Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.
Berita
Jumat, 26 Desember 2025 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
(Foto :Adit/Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Beberapa waktu lalu Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita sempat berwacana terkait intensif di sekor otomotif ini.

Langkah ini diklaim sebagai salah satu upaya untuk melakukan akselerasi pemulihan dan penguatan industri otomotif pada 2026.

Menyadur dari Bloomberg, bahwa pada saat ini tengah terjadi pembahasan marathon antara Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Kemenperin yang juga melibatkan sejumlah APM (Ageng Pemegang Merek).

Dari pembicaraan itu saat ini menghasilkan dua opsi stimulus yang akan diputuskan hasil finalnya usai libur Natal tahun ini.

BACA JUGA
LMPV dapat angin segar di 2026 (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Opsi pertama: 

Meliputi pembebasan Pajak Barang Mewah (PPnBM) untuk ICE dan Hybrid sebesar 100% untuk ICE di bawah Rp 275 juta, Hybrid dan BEV di bawah Rp 375 juta dan pikap komersial di bawah Rp 275 juta.

Insentip pada BEV, diusulkan berdasarkan penggunaan jenis baterai, di mana EV yang menggunakan baterai berbahan Nikel alias menggunakan jenis baterai NMC (Nickel Manganese Cobalt) akan dibebaskan PPNnya 100%. Sementara bagi mobil yang menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) akan dikenakan diskon 6% setelah dikenai insentif 50%.

Opsi kedua:

Pemberian insentif berfokus pada pembebasan PPN 100% untuk ICE di bawah Rp 275 juta, Hybrid dan BEV di bawah Rp 375 juta dan pikap komersial di bawah Rp 275 juta.

Sementara skema insentif pada BEV sama dengan skenario opsi pertama.

EV dengan basis baterai nikel dapat giliran melesat di 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Dari dua skenario tersebut maka yang akan sangat diuntungkan adalah Hybrid dan ICE khususnya dengan harga tersebut di atas. 

“Opsi pembebasan PPnBM ataupun PPN 100% akan memberikan angin segar untuk mobil ICE salah satunya LCGC (Low Cost Green Car) dan Hybrid di bawah angka yang sudah disebutkan itu. Di segmen inilah yang menjadi kue terbesar dalam segmentasi otomotif Indonesia,” jelas Pengamat Otomotif Senior, Bebin Djuana saat dihubungi Otodriver, Rabu (24/12/2025).

Selain itu Bebin juga menyoroti mengenai insentif pada penggunaan baterai berbahan baku nikel. “Mengenai hal ini memang agak berat lantaran sebagian besar pemain EV yang ada di Indonesia menggunakan baterai tipe lithium. “Penggunaan baterai berbasis nikel, diharapkan mampu memberikan benefit lebih pada Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia,” sambungnya.

“Selain itu ini juga akan memberi kesempatan bagi produsen mobil yang menggunakan bahan dasar baterai dari nikel untuk lebih bersaing dengan pabrikan yang menggunakan lithium,” bebernya. (SS)


Tags Terkait :
Insentif 2026 PPnBN Regulasi 2026
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Sebentar Lagi Alami Kenaikan Pajak

Permendagri 11/2026 atur kenaikan pajak mobil listrik via PKB dan BBNKB. DKI Jakarta segera terapkan, besaran pajak variatif tergantung daerah.

4 minggu yang lalu


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

3 bulan yang lalu


Berita
MG ZS Hybrid Bakal Diproduksi Lokal, Jadi Mobil Hybrid Berharga Terjangkau

MG Motor Indonesia tengah bersiap memproduksi mobil hybrid mereka di tanah air agar tetap mendapatkan insentif pajak.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

4 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

5 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

8 jam yang lalu