Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Lokasi 15 SPKLU Baru Di Rest Area Travoy Milik Jasa Marga

Jumlahnya akan segera terus ditambah
Berita
Sabtu, 25 Januari 2025 18:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Kini ada 15 titik baru di rest area Travoy baik di pulau Jawa, Kalimanta maupun Sumatera (Foto :Antara)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Dalam upaya mewujudkan transisi energi berkelanjutan sebagai bagian dari swasembada pangan, energi, dan hilirisasi, PT Jasa Marga dengan dukungan penuh dari Kementerian BUMN terus menambah ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah rest area Travoy.

Melalui anak usahanya PT Jasamarga Related Business (JMRB) telah memiliki sebanyak 22 titik SPKLU di 27 rest area Travoy yang dikelola. Penambahan titik SPKLU ini dilakukan dalam rangka mendukung penggunaan kendaraan listrik di jalan tol. 

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menjelaskan bahwa jumlah SPKLU tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2023, di mana Jasa Marga hanya memiliki 7 SPKLU di 27 rest area Travoy tersebut. 

"Di samping penambahan jumlah fisik SPKLU, Jasa Marga juga melakukan penambahan fitur di SPKLU dengan melakukan penggantian tipe socket charging di SPKLU dari AC Charging ke Fast Charging, sehingga pengendara hanya memerlukan waktu 15-30 menit dalam mengisi baterai kendaraan listriknya," ujar Lisye dalam keterangannya pekan ini. Seperti dikutip dari Antara (21/1).

BACA JUGA

Lebih lanjut dijelaskan dari 22 titik SPKLU tersebut, penambahan terkini yang baru saja dilakukan Jasa Marga pada akhir tahun 2024 yaitu sebanyak 15 SPKLU di 15 titik rest area Travoy, yakni di KM 360B, KM 391A ruas Batang-Semarang, KM 538A, KM 538B, KM 575A dan 575B ruas Solo-Ngawi, KM 597A dan KM 597B ruas Ngawi-Kertosono, KM 725A, KM 792A dan KM 792B ruas Gempol-Pasuruan, serta KM 66A, KM 66B dan KM 84A ruas Pandaan-Malang.

Lisye menambahkan pemasangan SPKLU ini merupakan kerja sama Jasa Marga dengan berbagai pihak, termasuk PT PLN (Persero) yang sekaligus merupakan perwujudan dari kolaborasi BUMN. Kerja sama ini tidak hanya memperluas jaringan SPKLU, tetapi juga memastikan bahwa sumber energi yang digunakan ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Lisye menuturkan bahwa pemasangan ini mendapat sambutan positif dari pengguna rest area, karena dianggap memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya saat bepergian, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Kehadiran SPKLU memberikan solusi praktis dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. 

Dalam upaya mendukung transisi energi berkelanjutan, Jasa Marga juga telah memasang panel surya di sejumlah titik rest area Travoy. Yakni, di rest area Travoy KM 207A ruas Palikanci, KM 379A ruas Batang-Semarang, KM 792A dan KM 792B ruas Gempol-Pasuruan, serta KM 66A dan KM 66B ruas Pandaan-Malang. 

Selanjutnya akan juga dilakukan di rest area Travoy KM 575A ruas Solo-Ngawi, serta KM 597A, dan KM 597B ruas Ngawi-Kertosono. 

Hal ini juga untuk meningkatkan efisiensi pemakaian energi di rest area itu sendiri. 

Selain 22 titik SPKLU di Rest Area Travoy yang tersebar di sepanjang Tol Trans Jawa, Lisye mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ini, JMRB juga akan menambah ketersediaan SPKLU di Rest Area Travoy yang terletak di ruas Balikpapan-Samarinda hingga ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. 

"Dengan adanya distribusi SPKLU yang merata, pelanggan yang menggunakan kendaraan listrik diharapkan dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan saat melakukan perjalanan panjang, tanpa khawatir kehabisan daya," pungkas Lisye. 

Rest Area Travoy yang dikelola Jasa Marga tidak hanya jadi tempat istirahat namun juga bisa jadi destinasi wisata kecil. Didalamnya berisi sejumlah fasilitas seperti;

(EW) 


Tags Terkait :
Restarea Travoy Jasamarga Spklu Jalantol Pln
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Ini Lokasi ‘Rest Area’ Di Jembatan Timbang Milik Ditjen Hubdat

Bisa jadi alternatif saat rest area di tol padat atau yang melintasi jalur arteri

1 tahun yang lalu


Berita
Waspada, Sudah Hampir Sejuta Kendaraan Keluar Jabotabek

Kebijakan contraflow sempat diberlakukan bertepatan Hari Natal.

5 bulan yang lalu


Berita
Korlantas Polri: Akan Ada Kebijakan “One Way“ Di Tol Jawa Tengah Saat Musim Mudik 2025

Tidak perlu memaksakan diri untuk masuk ke rest area jika kondisiya sudah padat

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Lokasi 15 SPKLU Baru Di Rest Area Travoy Milik Jasa Marga

Jumlahnya akan segera terus ditambah

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Harga Pertamax Bulan Depan Berpotensi Turun Lagi

Potensi itu tidak lepas dari munculnya tren harga minyak dunia yang juga mulai melandai dan diperkirakan akan berlangsung sampai Desember 2026.

4 jam yang lalu


Berita
Komparasi Spesifikasi Penggerak Chery Tiggo 8 CSH vs Geely Starray EM-i vs DFSK E5 Plus

Persaingan SUV elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya sejumlah model plug-in hybrid (PHEV).

6 jam yang lalu


Berita
Begini Wujud Resmi Geely Galaxy Cruiser 700

Geely kembali memperlihatkan wujud terbaru dari SUV off-road plug-in hybrid mereka, Galaxy Cruiser 700,

9 jam yang lalu


Berita
Setelah Hong Kong, Indonesia Kebagian Meluncurkan DFSK E5 Plus

DFSK meluncurkan DFSK E5 Plus setir kanan di Hongkong, mobil ini diprediksi segera diedakan untuk pasar Indonesia.

23 jam yang lalu


Tips
Pentingnya Cek Tekanan Angin Ban Secara Rutin

Pentingnya cek tekanan angin ban secara rutin untuk menjaga keselamatan dan efisiensi berkendara. Ketahui risiko tekanan angin rendah seperti boros BBM hingga potensi pecah ban.

23 jam yang lalu