Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mulai Tahun Ini DFSK Akan Fokus Layani Kendaraan Komersial

Seiring kelahiran Seres sebagai ‘adik kandung’
Berita
Jumat, 3 Mei 2024 18:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sejak tahun 2017 DFSK hadir di Indonesia melalui PT Sokoindo Automobile. Kehadiran perdananya kala itu juga langsung ditandai dengan menghadirkan Super Cab sebagai kendaraan angkut ringan serta pendirian unit produksi yang berlokasi di Cikande, Serang, provinsi Banten dengan luasan area 20 hektar.

Kapsitas produksi terpasang yang 50 ribu unit setahun bukanlah awalan yang bisa dianggap sebelah mata. Pabrik ini secara teknis bisa menghasilkan mobil komersial ringan, SUV, mapun MPV.

Kemudian bergulir beragam model maupun varian, sebut saja yang termasuk dalam genre van berupa Gelora dan dan SUV bernama Glory.

Hingga kemudian tahun lalu DFSK menghadirkan merek Sres yang tahun ini resmi menjadi partner yang akan fokus menangani produk passanger car bertenaga listrik.

“Nantinya merek DFSK akan konsenterasi pada produk kendaraan komersial dan mobil yang bermesin konvensional, sementara Seres akan fokus pada mobil listrik,” ungkap Cing Hok Rifin, Sales & Marketing Director PT Sokoindo Automobile (2/5).

 Lebih lanjut pria yang juga menjadi anggota pengurus pusat Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) itu menerangkan bahwa eksistensi Seres akan semakin diperkuat dengan rencana hadir sejumlah produk baru.

Secara tersirat, Cing Hok mengutarakan bahwa saat gelaran GIIAS 2024 di bulan Juli nanti akan hadir produk baru Seres secara definitif. “Itu merupakan pengembangan bersama antara Seres dengan Huawei, di Cina diberi merek Aito, untuk Indonesia akan memakai merek Seres ada beberapa model yang akan tampil,” bukanya.

Meski tidak menjawab secara definitif namun ia mengakui bahwa nama seperti 'Seres' M7 dan M9 sangat berpeluang untuk tampil di ajang otomotif tahunan itu.

Dijelaskan lebih lanjut lagi oleh Cing Hok, ditemui saat sesi media gathering di Jakarta bahwa pengembangan lanjutan atas produk-produk dengan merek DFSK juga tetap berjalan.

Baca juga: Lampung-Jakarta, DFSK Gelora E Habiskan Ongkos Lima Puluh Ribuan

Baca juga: Inilah Lima Blind Van Terlaris Di Indonesia

DFSK eGelora akan tetap dipertahankan eksistensinya di segmen kendaraan komersial dalm bentuk minibus, van, dan pikap


Tags Terkait :
Dfsk Sokon Seres Pikap Van Komersial Giias2024
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pabrik DFSK Sokon di Cikande Jadi Basis Produksi Ekspor

Bahkan Kementerian Perindustrian mengapresiasi hal langkah ini.

8 tahun yang lalu


Berita
Rilis SUV, DFSK Sokon Pakai Bahan Baku dari Krakatau Steel

"Ini menunjukkan bahwa kita sudah mampu melakukan pendalaman struktur industri di Indonesia yang sangat dalam dengan penggunaan lokal konten yang tinggi”

8 tahun yang lalu


Berita
DFSK Juga Siap Produksi MPV di Indonesia

Bahkan dua model MPV-nya sempat tertangkap kamera amatir beberapa waktu lalu.

8 tahun yang lalu


Berita
DFSK Fokus Sediakan Jaringan After Sales Demi Saingi Toyota

DFSK siapkan layanan after sales terbaik di seluruh Indonesia.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Tidak Ada Model Baru Maxus Untuk GIIAS 2026

Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Namun pesta otomotif ini tidak membuat Maxus ingin memperkenalkan model terbarunya.

1 menit yang lalu


Berita
Fokus Pada Fungsionalitas, Wuling Aira ev Pangkas Fitur WIND

Wuling Aira ev tanpa fitur WIND untuk mengutamakan fungsionalitas. Fitur voice command dihilangkan agar harga lebih kompetitif, dengan target di bawah Rp 200 juta.

1 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Fitur Hill Descent Control dan Cara Kerjanya

Cara kerja Hill Descent Control memanfaatkan sistem ABS dan kontrol traksi untuk mengatur pengereman otomatis saat kendaraan menuruni tanjakan curam secara presisi dan terkendali.

2 jam yang lalu


Berita
Demi Hindari Kebangkrutan, VW Group Pangkas Stengah Model Pada 2030

Volkswagen Group berencana mengurangi hingga 50 persen portofolio model mobil globalnya pada 2030.

10 jam yang lalu


Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaiannya

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

14 jam yang lalu