Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Terbang Dua Kursi XPeng Segera Dijual, Intip Spesifikasinya

XPeng telah menguji mobil terbang terbaru mereka yang dilengkapi dua tempat duduk. Seperti ini spesifikasinya
Berita
Selasa, 18 Juni 2024 15:51 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Mobil terbang XPeng


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

 OTODRIVER – Setelah sukses memasarkan mobil listriknya, kini giliran Xpeng memamerkan AeroHT X2, yang merupakan mobil terbang di Pameran Ekonomi dan Perdagangan Internasional China Langfang 2024, Sabtu (16/6) waktu setempat.

Dilansir Carnewschina, Senin (17/6), demonstrasi mobil terbang Xpeng X2 dilakukan di kawasan Zona Ekonomi Bandara Internasional Beijing. Meski begitu, demonstrasi ini bukan penerbangan uji coba publik yang pertama.

Meskipun demonstrasi Xpeng X2 bukan yang pertama kali dilakukan, peristiwa itu menandai penerbangan pertama mobil terbang di wilayah Beijing-Tianjin-Hebei, yang menyoroti target wilayah tersebut mengembangkan perekonomian dataran rendah.

Beberapa bulan yang lalu, CEO Xpeng He Xiao Peng berada di Beijing menyampaikan visinya tentang kendaraan terbang kepada Kongres Nasional.

BACA JUGA

Xpeng AeroHT, awalnya didirikan sebagai Heitech pada 2013 oleh Zhao Deli dengan dukungan finansial dari CEO Xpeng He Xiaopeng yang telah membuat kemajuan signifikan dalam industri mobil terbang. Perusahaan itu berganti nama menjadi AeroHT dan meluncurkan mobil terbang generasi pertamanya pada  2016.

Pada 2020, mereka meluncurkan mobil terbang generasi kelima dan tahun berikutnya AeroHT menyelesaikan putaran pembiayaan Seri A dan mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 8,2 triliun.

Mobil terbang ini bisa diisi dua penumpang

Xpeng X2, yang dikenal sebagai Voyager 2 saat pertama kali diluncurkan, lebih merupakan kendaraan jenis drone daripada mobil. X2 menampilkan desain dua tempat duduk yang sebagian besar terbuat dari bahan karbon.

X2 berukuran panjang 5.172 milimeter, lebar 5.124 milimeter, dan tinggi 1.362 milimeter dengan bobot kosong 680 kilogram dan muatan maksimum 160 kilogram.

Tidak seperti kebanyakan drone konsumen dengan empat motor, X2 adalah sebuah octocopter, memberikan daya dorong ekstra dan redundansi. Jika terjadi kerusakan motor, parasut internal menjamin keamanan.

Dengan ketahanan terbang selama 25 menit, X2 telah menjalani hampir 4.000 uji terbang dan telah diuji pada berbagai skenario, termasuk perkotaan, kawasan laut, dan gurun.

AeroHT berencana menawarkan opsi jarak jauh untuk versi yang diproduksi secara massal, mungkin dengan baterai yang lebih besar, untuk memasuki pasar dalam beberapa tahun ke depan. (AB)


Tags Terkait :
Mobil Terbang XPENG Harga Mobil Terbang Mobil Terbang Xpeng Xpeng Baru Fitur Baru Xpeng
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Menerka Harga Pasaran Mobil Terbang, Lebih Mahal Dari Supercar Ferrari

Mobil terbang memang diproyeksikan bakal menjadi tunggangan masa depan. Namun jika dihitung, maka harganya belum realistis untuk semua kalangan.

4 tahun yang lalu


Berita
Era Mobil Terbang Sudah di Depan Mata, Dua Model Ini Telah Kantongi Izin Terbang

Dua produsen telah mengantongi izin terbang di jalan untuk mobil terbang mereka. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Berita
Inilah Mobil Terbang Pertama di Dunia Yang Telah Mengantongi Izin Jalan

Industri otomotif menemui babak baru karena sudah ada mobil terbang yang mendapatkan izin beroperasi di jalan raya.

4 tahun yang lalu


Berita
India Ditunjuk Memproduksi Mobil Terbang

India memang merupakan salah negara dengan pasar mobil yang cukup besar. Namun siapa sangka, Negeri Barata itu mendapat kepercayaan untuk memproduksi mobil terbang dari produsen asal Belanda.

5 tahun yang lalu


Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

1 hari yang lalu


Berita
Bos Baru Honda Indonesia Bilang Mobil Listrik Akan Segera Rilis

Bagian dari strategi untuk tetap relevan dengan perkembangan pasar nasional

1 hari yang lalu


Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

1 hari yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Kendaraan Listrik Bakal Kena Pajak, Ini Tanggapan Chery Group

Chery Group tanggapi rencana pajak kendaraan listrik Permendagri 11 Tahun 2026. Perusahaan siap hadapi kebijakan, tapi tunggu implementasi dan respons pasar.

13 jam yang lalu


Berita
Pajak Mobil Listrik Akan Naik, Begini Tanggapan GAC AION

Kenaikan pajak mobil listrik GAC AION: CEO Andry sebut dampak tunggu daerah, tetap lebih hemat daripada mobil bermesin bakar.

14 jam yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Toyota BZ4X Belum Akan Dipasok Dari Dalam Negeri, Ini Penjelasannya

Baterai Toyota BZ4X belum dipasok lokal. Produksi baterai hybrid berbasis nikel di Karawang mulai semester II 2026 untuk HEV rakitan Indonesia.

17 jam yang lalu


Berita
Intip Spesifikasi Deepal SO9, Bisa Jadi Rival Kuat Hyundai Palisade

Kami berkesempatan untuk mengunjungi markas Deepal di kota Chongqing, Tiongkok. Ini impresi kami melihat S09.

18 jam yang lalu


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

19 jam yang lalu