Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menolak Gunakan Motor Listrik Murni , Lamborghini Kembangkan Mesin V8 Hybrid Baru

Sebagai pabrikan pencipta Supercar, Lamborghini seolah ogah untuk meninggalkan deru mesin pada model-model terbarunya.
Berita
Rabu, 19 Juni 2024 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Lamborghini


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebagai pabrikan pencipta Supercar, Lamborghini seolah ogah untuk meninggalkan deru mesin pada model-model terbarunya. Hal ini dibuktikan akan diperkenalkannya mesin baru Lamborghini yang tetap mengandalkan mesin bensin konvensional.

Meski dihantui oleh ketatnya standar emisi di Eropa, Lamborghini pun punya solusinya. Mereka akan memperkenalkan mesin terbaru mereka dengan format V8 hybrid twin turbo.

Lamborghini Revuelto

Seperti dikutip dari situs resmi Lamborghini, Mobil super atau super car dengan kode '634' ini, akan menjadi mobil super sports car andalan terbaru mereka, dan akan masuk dalam jajaran High Performance Electrified Vehicle (HPEV). 
Lamborghini '634' ini akan dilengkapi dengan 3 motor listrik dan gerabox kopling ganda, yang ditelah diadopsi Lamborghini Revuelto. Dan soal performa mesinnya, jantung pacu ini dirancang langsung di Sant'Agata Bolognese, dan mesin V8 twin-turbo ini memang dilahirkan untuk melampaui performa dan keseruan berkendara Huracán saat ini.

Mesin 4.000 cc V8 ini dijelaskan akan mampu menghasilkan tenaga luar biasa 800 CV (788 HP) pada dan menghasilkan torsi 730 Nm antara. Kombinasi ini menjanjikan pengalaman mesin balap dengan tenaga tinggi dan torsi yang besar.

Tidak sampai di situ, Mesin terbaru ini diklaim akan mengkonsumsi bahan bakar secara kombinasi hingga 11,86 liter/100 km, dan hanya menghasilkan emisi CO2 276 g/km. Kabarnya, mesin ini akan dirilis pada tahun 2024 ini dan akan menandai tonggak sejarah lain yang akan masuk ke dalam program 'Direzione Cor Tauri' Lamborghini, menyusul debut Revuelto dan Urus SE yang akan datang. (AW).


Tags Terkait :
Lamborghini 634
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ketika Lamborghini Aventador SVJ 63 Roadster Dibeli Jorge Lorenzo

Supercar milik Jorge Lorenzo ini hanya dijual sebanyak 63 unit dan memiliki performa yang luar biasa.

5 tahun yang lalu


Berita
IMX Hub Bandung Resmi Dibuka, NMAA Siap Tembus Osaka Auto Messe 2026

IMX Hub Bandung, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) resmi dibuka.

1 hari yang lalu

Berita
Lamborghini Aventador Raffi Ahmad Pakai Cat Karya Anak Bangsa

Dalam gelaran IMX 2025, ada Lamborghini Aventador Raffi Ahmad yang dimodifikasi dan menggunakan cat spider yang membuatnya tampil memukau.

1 bulan yang lalu


Berita
Sistem 4 Wheel, Teknologi Canggih Yang Sudah Berusia Ratusan Tahun

Sebenarnya konsep konsep 4 wheel steering (4WS) ini tergolong sudah tua. Pertama kali, dipatenkan pada akhir abad 19 tepatnya pada 1893 oleh insinyur Inggris, Bramah Joseph Diplock.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

12 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

14 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

15 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

16 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

17 jam yang lalu